Selasa, 13 November 2007

Tarakan Borneo Raih Penghargaan Kota Sehat

. Selasa, 13 November 2007

Kreativitas Pemerintah Kota Tarakan dalam berbagai aspek pembangunan kembali mendapatkan apreasiasi pemerintah pusat. Kali ini Kota Tarakan mendapatkan penghargaan Swasti Shaba, penghargaan sebagai salah satu kota sehat di Indonesia. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Dr dr Siti Fadhillah Supari, atas nama Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, kepada Walikota Tarakan dr Jusuf SK di ruang pertemuan Dr Leimena, Departemen Kesehatan, Jakarta, Selasa (13/11) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Tarakan dr Khaerul mengatakan ada 37 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat. Mereka dibagi dalam tiga kelas yaitu kabupaten/kota yang menerima penghargaan Wistara dimana mampu memenuhi 5-9 tatanan kesehatan yang ditentukan, penghargaan Wiwerda yang mampu memenuhi 3-4 empat tatatan dan penghargaan Padapa yang hanya mampu memenuhi 1-2 tatanan saja. "Tarakan mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat Wiwerda bersama 12 kabupaten/kota lainnya," ujar Khaerul.

Dia mengatakan untuk bisa masuk menjadi kota sehat harus memenuhi tatanan kesehatan sesuai standar yang telah ditentukan yang meliputi diantaranya pemukiman sehat, hutan sehat, pangan dan gizi, perkantoran sehat, tertib lalu-lintas dan transportasi serta sehat mandiri. Indikator sehat mandiri yang menjadi penilaian di antaranya upaya dalam melakukan penanggulangan penyakt menular, pelaksanaan imunisasi, komitmen pemerintah dalam pembiayaan kesehatan dan penanganan warga miskin dalam bidang kesehatan dengan pemberian jaminan pengobatan secara gratis.

Khaerul mengatakan sebelum Tarakan dinyatakan sebagai kota sehat ada tim dari Depkes dan sektor terkait yang turun ke lapangan untuk melakukan penilaian. Mereka datang ke daerah Karang Anyar Pantai untuk melihat pengelolaan sampah secara swakelola salah satunya dengan pembuatan komposting, Desa Siaga di lokasi yang sama memberikan layanan kesehatan gratis kepada ibu dan anak. Selain itu mereka mendatangi Taman Oval, Markoni untuk melihat keindahan dan kebersihannya serta mendatangi beberapa rumah warga yang sebelumnya kumuh tetapi atas partisipasi bersama akhirnya menjadi bagus lewat program bedah rumah.

"Tim juga datang ke sekretariat untuk menanyakan berbagai program yang telah dilakukan pemerintah kota diantaranya program Askeskin yaitu pemberian layanan kesehatan gratis bagi warga miskin, upaya untuk mengurangi angka risiko kematian ibu dan anak dimana di Tarakan angkanya relatif lebih rendah dibandingkan angka nasional yang mencapai 240 jiwa per 1.000 kelahiran. Sementara di Tarakan dibawah angka 100 per 1.000 kelahiran," ujarnya.

Dia mengatakan keikutsertaan Tarakan merupakan yang pertama kali. Diharapkan dengan adanya penghargaan bisa ikut mendukung dan mengaplikasikan visi Depkes berupa Indonesia Sehat 2010 mendatang. Sebab sembilan tatanan yang telah ditentukan Depkes sebagai penilaian bersifat multi asfek. Dengan demikian jika 70 persen kabupaten/kota di seluruh Indonesia mampu memenuhi kriteria yang ditentukan maka program Indonesia sehat merupakan program yang bisa segera direalisasikan. (drm)

Sumber : TRIBUN KALTIM

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com