Senin, 07 April 2008

Tarakan Borneo Bawa Kaltim ke Peringkat Dua-Kejurnas Atletik Junior-Remaja di Jakarta

. Senin, 07 April 2008

SUBPBPON.TARAKANKOTA.GO.ID – Pengurus Kota (pengkot) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Tarakan periode 2004-2008 benar-benar merasa bahagia menutup usianya yang tinggal menghitung hari saja. Atlet juniornya kembali memberikan kado istimewa setelah sukses mempersembahkan yang terbaik di kejuaraan nasional (kejurnas) atletik junior dan remaja, 3-5 April, yang berlangsung di Lintasan Senayan Jakarta.

Lebih bahagianya lagi karena Tarakan turun membawa nama Kaltim. Bahkan sumbangsih yang diberikan Yosua Sesa dkk mampu membawa Benua Etam finish diperingkat kedua dalam daftar perolehan medali dari 32 Pengurus Provinsi (Pengprov) yang ambil bagian. Kaltim menyisihkan sejumlah daerah yang selama ini mendominasi peta kekuatan atletik di tanah air seperti Jabar, Jateng dan Papua. Bahkan tuan rumah DKI Jakarta pun dilahap habis. Kaltim hanya selisih 2 emas dari Jatim yang tampil sebagai juara umum dengan 9 emas. Sedangkan Kaltim meraih 7 emas, 4 perak, 5 perunggu.

Dengan menyetorkan 8 atletnya –jumlah paling banyak dari seluruh pengkab/pengkot yang mewakili Kaltim- Tarakan menyumbangkan 3 dari total 7 emas yang diperoleh Kaltim. Dua diantaranya disumbangkan lewat pelari putri masa depan Kaltim Queen Jales yang tampil di nomor estafet 4 x 100 dan 4 x 400 meter putri. Dibantu trio pelari Kaltim lainnya Irma Handayani (Bontang), serta duo pelari Samarinda Heru Nurcahya dan Justin, Kaltim merajai di dua nomor tersebut. Satu emas lainnya didapat melalui quartet Yosua Sesa (Tarakan), Eki Saputra (Kukar), Eki May (Samarinda) dan Sadar (Bontang) lewat nomor estafet 4 x 400 meter.

Tarakan juga menyumbangkan perunggu bagi Kaltim. Dari total 5 perunggu yang diperoleh, 2 perunggu berhasil disetor lewat M Imam (lompat tinggi putra dan Yuni WL (tolak peluru putri). Dari keterangan Andi Basri SAg, sekretaris PASI Tarakan merangkap official tim Kaltim, M Imam bahkan mampu membuat kejutan. Lompatan ketiganya sukses menyamai lompatan atlet penghuni pelatnas maupun sekolah atletik Ragunan yang banyak menciptakan atlet handal tanah air. “Sebenarnya dia (M Imam.red) Kalah nasib saja karena gagal di dua lompatan awal. Tapi saat lompata ketiga, dia mampu menyamai lompatan atlet pelatnas asal DKI Jakarta dan atlet Jateng yang berlatih di Ragunan, setinggi 170 cm,” ujarnya usai tiba kembali di Tarakan, kemarin.

Diungkapkan Andi Basri, empat atlet lainnya memang belum mampu menyumbangkan medali, namun bukan tanpa kerja keras. Joko Lelono (tolak peluru putra), Agus Lia Irine (lari 400 meter putri), Saparuddin (lompat jauh putra) dan Yusuf (lari 400 meter putri) bertengger di peringkat keempat pada nomor masing-masing. Menurutnya, inilah kali pertama Tarakan menuai sukses besar di kejurnas melalui kerja keras atlet juniornya. “Sebelumnya memang pernah juga. Tapi itu kan campur dengan atlet senior. Nah, kalau yang ini murni junior,” ungkapnya dengan bangganya.

Hasil ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi PASI Tarakan menjelang digelarnya Muskot untuk membentuk kepengurusan baru. Pasalnya Tarakan sebelumnya juga sukses di kejurprov junior di Samarinda dengan menyumbangkan 6 emas, 2 perang 4 perunggu dan bertengger diperingkat kedua di bawah tuan rumah. Sayang, Ketua Umum PASI Tarakan saat ini DR HM Yunus Abbas MSi, tak bersedia lagi dicalonkan untuk memimpin otoritas cabor aletik di kota ini, periode mendatang. Ia lebih memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk meneruskan kesuksesan itu. Namun yang jelas dua hasil positif itu menutup lembaran kepemiminannya dengan indah. Sukses untuk PASI Tarakan. (Panitia)

Sumber : Sub PB PON Tarakan (07 April 2008)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com