Selasa, 10 Februari 2009

26 Siswa SMA 1 Tarakan Borneo Belajar ke Singapura

. Selasa, 10 Februari 2009

Sebagai salah satu Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Tarakan, SMA 1 tahun ini melakukan kunjungan ke Singapura dalam rangka sister school dalam kegiatan immerse program.

Kegiatan ini dimaksudkan bisa menjadi wadah bertukar ilmu dalam hal pembelajaran yang lebih baik. Wali Kota Tarakan Jusuf S.K. juga merancang agar semua sekolah yang bertaraf internasional di Tarakan akan mengikuti kegiatan sister school.

“Kedepannya terus kita kembangkan dan semua sekolah SBI nanti akan ada sister schoolnya baik dengan sekolah di Indonesia maupu luar negeri,” tutur Wali Kota Jusuf S.K. saat melepaskan rombongan. Selain itu setidaknya siswa yang diberangkatkan ini bisa melihat negeri orang di mana pendidikannya tergolong sangat baik.

Untuk itu, Senin (9/1) sebanyak 26 siswa SMA 1 Tarakan yang berstatus RSBI diberangkatkan ke Singapura. Weti Heri Murtiningrum selaku koordinator mengatakan keberangkatan inisehubungan dengan program RSBI yang salah satunya adalah menjalin hubungan kemitraan dengan negara anggota Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). “Salah satunya Singapura yaitu dalam kegiatan Immerse Program selama satu minggu,” tuturnya.

Keberangkatan rombongan yang didampingi 5 guru pendamping dan kabid pendidikan menengah ini dilepas langsung oleh wali kota di ruang multimedia SMA 1 kemarin didampingi direktur SMA 1 Tarakan, komite sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan.

M Fahreza salah satu siswa yang mendapatkan kesempatan mengikuti sister school mengatakan akan mengikuti kegiatan belajar di salah satu sekolah yang ada di Singapura dan menjadikannya oleh-oleh untuk dibagikan kepada sesama siswa. “Selama di sana saya juga akan ikut magang belajar dan ilmu yang didapatkan akan disampaikan atau berbagi dengan teman yang lain karena akan ada pembuatan laporannya juga. Selain itu kita jadi mengerti bahwa bahasa inggris juga penting karena merupakan bahasa pengantar internasional,” tuturnya.

Keberangkatan 26 siswa ini bermula dari kunjungan ke Unity Secondary School di Singapura yang kemudian menjalin kerjasama dengan SMA 1. “Dari kunjungan Mei 2008 lalu ternyata mereka bersedia menjadi partnership dengan kita,” jelas Wakil Direktur SMA 1 Tarakan, Arinda Susanti SPd. Salah satu kesepakatannya adalah mengadakan kunjungan ke Singapura dalam hal pembelajaran. Ini kemudian ditawarkan kepada orang tua dan siswa yang berminta untuk ikut program pembelajaran di Singapura.

Selama di sana, 26 siswa SMA 1 akan ikut belajar dengan siswa di Singapura dalam kelas sehingga mereka bisa tahu proses belajar mengajar di sana dan bisa sebagai pembanding. Selain siswa, 5 guru pendamping juga bisa bertukar pikiran dengan guru di sana dalam pengembangan pembelajaran di sekolah. “Selain itu juga ada kegiatan penutupan dimana siswa kita akan menampilkan kesenian daerah seperti tarian atau drama,” ujarnya. (*/rt-4)

Sumber : Radar Tarakan (11 Februari 2009)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com