Rabu, 15 April 2009

Aset Universitas Borneo Tarakan Hampir Rp 2 T

. Rabu, 15 April 2009

Libatkan BPK, Bentuk Tim Konsolidasi Data Aset Universitas Borneo

TARAKAN-Rencana penegerian Universitas Borneo (UB) yang terus molor, kian menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Tak ingin membuang waktu yang ada, pemkot ini bertekad mempercepat harapan tersebut agar segera terwujud dengan menyiapkan upaya-upaya strategis.

Salah satunya akan mengumpulkan seluruh data aset Universitas Borneo dan penyerahan aset Universitas Borneo dari Pemkot Tarakan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).

Sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DP2KA), Maulana menyebutkan, proses pertama pihaknya akan membentuk tim konsolidasi data aset Universitas Borneo yang tugasnya mengumpulkan dan menyatukan seluruh data aset Universitas Borneo yang ada di tiga institusi yakni BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), DP2KA dan Universitas Borneo sendiri. Tim ini bekerja berdasarkan surat perintah yang dikeluarkan oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan.

“Tim ini akan bekerja mulai besok (hari ini, Red.), selanjutnya data ini akan dipadukan. Target selesainya pekerjaan tim ini, mudah-mudahan tanggal 15 April mendatang,” tandasnya.

Kata Maulana, dengan penyatuan data dari tiga institusi tersebut, kemungkinan untuk adanya kelemahan penyusunan daftar aset Universitas Borneo dapat terhindar. Kelemahan tersebut umumnya berasal dari data-data lama aset Universitas Borneo yang dikelola baik oleh pemerintah dan institusi lainnya. Untuk diketahui, tim konsolidasi terbentuk dari hasil rapat interen yang dilakukan oleh sejumlah SKPD Pemkot Tarakan diantaranya Inspektorat Kota Tarakan, DP2KA dan lainnya.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang pertemuan DP2KA kemarin. “Tak banyak data-data itu,” singkatnya.

Aset yang didata dan disatukan oleh tim yang bakal terdiri dari sejumlah perwakilan SKPD di Tarakan seperti DPU-TR dan lainnya tersebut, terdiri dari aset bergerak semisal mobil dan aset tak bergerak semisal lahan dan bangunan. Setelah seluruh data aset itu disatukan dan diverifikasi kebenarannya sesuai bukti administrasi yang dipegang oleh tim maka akan disusun sebuah neraca aset Universitas Borneo yang akan menunjukkan total nilai aset Universitas Borneo di Tarakan.

“Setelah neraca disusun dan nilai total asetnya diketahui, maka akan dibuatlah sebuah mekanisme penyerahan aset Universitas Borneo untuk selanjutnya disampaikan kepada DPRD Tarakan untuk disetujui. Persetujuan tersebut terkait penghapusan aset Universitas Borneo dari Pemkot Tarakan untuk selanjutnya diserahkan ke pemerintah pusat,” terang Maulana kepada wartawan harian ini, kemarin.

Teknis selanjutnya setelah disetujui oleh DPRD maka akan diterbitkan surat keputusan (SK) wali kota Tarakan untuk penghapusan aset Universitas Borneo dan diserahkan pengelolaannya kepada pemerintah pusat dalam hal ini Depdiknas saat dinegerikan nanti. Prosesi penyerahan aset Universitas Borneo sesuai SK wali kota Tarakan tersebut akan dilakukan melalui sebuah rapat paripurna di gedung DPRD Tarakan yang akan dihadiri oleh pihak Depdiknas dan Menteri Pendidikan Nasional (Depdiknas) selaku perwakilan pemerintah pusat yang akan menerima pengelolaan aset Universitas Borneo dari Pemkot Tarakan.

“Perkiraan kasar total aset Universitas Borneo yang ada saat ini mungkin di bawah Rp 2 triliunan lah,” tambahnya.(ndy)

Sumber : SKH Radar Tarakan (14 April 2009)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com