Rabu, 13 Januari 2010

Pendidikan, Tarakan Terbaik Ketiga se-Kaltim

. Rabu, 13 Januari 2010

Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio mengatakan, penghargaan yang diraih Kota Tarakan di awal tahun ini bukan karena kerja keras pemerintah kota semata. “Tapi seluruh elemen masyarakat ikut berperan dalam keberhasilan ini. Penghargaan ini karena kerja keras kita semua,” kata Udin kepada wartawan.

Untuk itu, dia mengingatkan kepada seluruh warga Kota Tarakan untuk dapat mempertahankan prestasi ini dalam berbagai bidang. Tidak hanya untuk warga, dia mengingatkan kepada rekan-rekan PNS di Pemkot Tarakan. Dengan prestasi ini, berarti PNS dituntut untuk lebih peduli. “Ini memerlukan ketulusan dan keikhlasan,” ujarnya.

Meski sudah meraih penghargaan, wali kota mengakui masih banyak pembenahan yang perlu dilakukan, terutama di bidang pendidikan. “Kita harus akui untuk bidang pendidikan masih perlu banyak pembenahan, meski saat ini kita berada diperingkat ketiga setelah Balikpapan dan Berau,” kata Udin.

Bagaimana meningkatkan mutu pendidikan tersebut? Menurut Udin, yang penting sekarang adalah bagaimana kita meningkatkan kemampuan tenaga pendidik khususnya guru, yaitu dengan melihat dan belajar ke daerah yang lebih maju pendidikannya.

“Ini harus kita akui, tantangan memang berat, tapi kalau kita mau maju, Insya Allah pasti bisa,” tuturnya.

Diakui wali kota, di daerah sendiri kita melihat masih banyak yang perlu dilakukan pembenahan, terutama sarana pendidikan sekolah yang masih banyak perlu kita benahi dan perbaiki. “Tapi bertahap karena kita sadari kemapuan dana sangat terbatas. Kita bersyukur untuk di Kaltim, Tarakan berada di urutan ketiga terbaik,” sahutnya.

Untuk 2010 ini, sambung Udin, perhatian pemerintah ke bidang pendidikan akan difokuskan ke peningkatan kualitas SDM dan infrastruktur. Kedua ini akan menjadi prioritas dan harus sejalan secara sinergis. “Keduanya harus jalan. Untuk SDM; kita mengharapkan tenaga pengajar yang berkualitas, caranya kita coba untuk menyekolahkan guru,” bebernya.

Ada satu ide yang coba dilemparkan wali kota ke kepala dinas pendidikan, yaitu bagaimana menghargai prestasi ke anak-anak kita, misalnya dengan memberikan beasiswa kepada lulusan SMA/SMK. Misalnya untuk kebutuhan tenaga guru, mereka kita biayai dan sekolahkan, dengan harapan ketika lulus nanti mereka kembali ke Tarakan dan menjadi tenaga pendidik. “Mudah-mudahan ini menjadi bahan pertimbangan kepala dinas,” harapnya.(ddq)

Sumber : Radar Tarakan (13 Januari 2020)


Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo Borneo

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com