Jumat, 12 Maret 2010

Tawarkan Potensi Wisata Tarakan ke Investor

. Jumat, 12 Maret 2010

Gubernur Siap Jadi Sales

TARAKAN - Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio berharap, pada anggaran perubahan (APBD-P) Kaltim yang kemungkinan disahkan pertengahan tahun ini, ada kucuran dana untuk proyek pembangunan di Kota Tarakan. Pasalnya, beberapa proyek pemerintah yang sedang dikerjakan, sempat terhenti lantaran anggaran yang tidak mencukupi lagi.

“Mudah-mudahan saja bisa dibantu. Karena ada beberapa proyek lain seperti ring road, dan pembangunan RSUD Kaltim yang belum selesai,” kata Udin Hianggio di depan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, saat berkunjung ke Tarakan beberapa waktu lalu.

Dikatakan Udin, untuk mendukung permohonan kucuran dan dari APBD perubahan Kaltim ini, beberapa waktu lalu Pemkot Tarakan juga sudah melapor kepada komisi II dan komisi IV DPRD Kaltim. Terutama terkait pembangunan RSUD Tarakan.

“Harapan kami minimal di 2011 bisa terlaksana. Kami selalu siap berkoordinasi dengan gubernur dan DPRD Kaltim untuk hal ini,” jelasnya.

Menanggapi keinginan Pemkot Tarakan ini, Awang Farouk mengaku potensi-potensi yang dimiliki Kota Tarakan ini harus didukung oleh pemerintah provinsi, terutama untuk revetment Pantai Amal.

“Mengapa provinsi mendukung, karena sejak dulu Pantai Amal sudah sangat terkenal. Waktu kecil dulu saya mainnya di sini,” kata Awang yang sempat mengenyam pendidikan sekolah rakyat di Tarakan pada 1959-1961. “Potensi yang besar ini seiring dengan Tarakan sebagai daerah tujuan wisata,” tambahnya.

Oleh karena itu, sambung gubernur, semua infrastruktur yang dapat menarik wisatawan, harus disiapkan dengan sebaik-baiknya. “Apalagi ini merupakan pintu gerbang utama untuk wilayah Utara,” sambung Awang.

Menurut Awang, orang datang ke Tarakan karena ada yang menarik untuk dikunjungi di kota ini. Meskipun Tarakan lebih dikenal sebagai pelabuhan transit untuk ke kabupaten lain di sekitarnya. Atau sebagai akses ke Malaysia melalui Nunukan.

“Dengan adanya objek ini, tentu akan menarik orang untuk datang kemari (Tarakan,Red.). Mari kita benahi Tarakan ini dan pemerintah provinsi pasti akan mendukung. Asalkan dilaksanakan dengan perencanaan yang baik,” pesan gubernur.

Dijelaskan gubernur, konsep pembangunan di Pantai Amal ini, tidak boleh setengah-setengah. Kalau perlu di lokasi Pantai Amal ini dibangun hotel-hotel di sepanjang pantai. “Yang pasti semua harus ditangani secara profesional,” kata gubernur mengingatkan.

Kaltim, sambung Awang Farouk, saat ini sedang mengembangkan PPP (Public Privat Partnership). “Kita akan bekerjasama dengan pihak-pihak swasta nasional (investor), bahkan internasional untuk datang ke Tarakan. Saya siap memfasilitasi dan saya siap menjadi salesman-nya Tarakan,” tuturnya.

Mengapa harus jadi salesman? “Karena potensi seperti ini kalau tidak ada salesman-nya percuma, tidak ada orang yang akan melirik. Apalagi disini terkenal dengan kepiting saos untuk wisata kulinernya. Saya juga usul kalau bisa ada pariwisata konvensi,” ungkapnya.

Jika pemasaran dan promosinya bagus, sambung gubernur lagi, pastinya orang-orang akan datang ke Tarakan. Baik hanya untuk berkunjung, hingga menggelar seminar-seminar internasional di Tarakan. “Saya yakin Tarakan akan jadi tujuan wisata yang berkembang,” yakinnya.(ddq)

Sumber : KaltimPost (12 Maret 2010) Borneo

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com