Minggu, 03 April 2011

Salat Jumat Pertama Hanya 4 Shaf

. Minggu, 03 April 2011

Foto Masjid Raya Tarakan - Borneo IndonesiaTARAKAN – Untuk kali pertamanya, Masjid Raya Tarakan digunakan sebagai tempat salat Jumat kemarin (1/4), meski hanya terisi 4 shaf saja, pelaksanaan salat berjamaah yang dihadiri Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio, mantan wali kota Jusuf S.K., mantan wawali Joesoef Abdullah dan sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Tarakan, termasuk Sekretaris Kota H Badrun, berlangsung khitmad.

Petugas yang dipercaya menjadi imam pertama salat Jumat kemarin adalah H Abdul Latif Selayung. Pengumandang adzan dipercayakan kepada Rusli, dan khatib Ketua Umum MUI Tarakan  KH Zainuddin Dalila. Diberi kesempatan menjadi khatib pertama, khutbah Zainuddin menekankan pentingnya meramaikan masjid dan mengajak warga menjadikan masjid sebagai sarana menjalin kebersamaan.

Dia juga berharap agar warga menjadikan masjid raya kebanggaan warga Tarakan ini sebagai sarana pemersatu.

“Salat Jumat ini akan terus dilakukan, bahkan kita sudah susun imam-imam yang bertugas,” ujar Zainuddin usai salat Jumat. “Kebetulan saya juga dipercaya menjadi imam besar yang tugasnya mengatur imam dan khatib, sehingga kita berharap bisa terus berlanjut dan diramaikan oleh warga Tarakan,” harapnya.

Ditemui wartawan, Wali Kota Tarakan, H Udin Hianggio mengharapkan, salat Jumat pertama ini menjadi lambang kedamaian bagi warga Tarakan. “Karena agama mengajarkan kita untuk mengamalkan kebersamaan itu diantara sesama,” kata wali kota. “Tidak ada permusuhan di antara kita. Sebab semua sarana ibadah, tidak mengenal suku maupun bangsa dan dari mana dia datang, kita semua adalah sama dan masjid ini adalah milik kita semua,” tandasnya.

HALAMAN MASJID DIKERJAKAN TAHUN INI

Meski penganggaran dilakukan secara bertahap, pengerjaan halaman Masjid Raya Kota Tarakan dipastikan dimulai tahun ini.
“Kita menyadari, dengan anggaran yang terbatas tentu kita tidak bisa membangun sekaligus, tapi secara bertahap,” ujar Wali Kota Tarakan, H Udin Hianggio kepada Radar Tarakan kemarin.

“Kalau saya, tahun ini selesai, lebih bagus lagi. Tapi minimal bisa selesai tahun depan,” ujar Udin saat disinggung masa penyelesaian halaman Masjid Raya Kota Tarakan.

Soal anggaran, lanjut Udin, dirinya juga berharap agar ada bantuan anggaran pengerjaan halaman untuk masjid yang dibangun 2 tahun silam ini. Dia beralasan, dengan hanya mengandalkan APBD Tarakan, akan membuat pembangunan lebih lama lantaran anggaran yang terbatas

“Saya tidak tahu persis (besaran anggaran, Red), karena yang tahu itu di Dinas PU (DPUTR, Red) yang melaksanakannya,” pungkasnya.(nat)

Sumber : RadarTarakan (2 April 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com