Selasa, 14 Juni 2011

Diduga Korsleting, Hanguskan Satu Rumah

. Selasa, 14 Juni 2011

TARAKAN – Wilayah Amal Baru, Kelurahan Pantai Amal yang jauh dari kebisingan kota mendadak geger Minggu pagi kemarin (12/6). Mereka dikejutkan dengan kebakaran yang menimpa rumah S. Tabo, warga RT 9 dan berada di perbatasan dengan wilayah RT 10. Kejadiannya berlangsung begitu cepat. “Saat kejadian saya sedang di laut (lokasi pembudidayaan rumput laut miliknya, Red.). Sekitar setengah jam saya meninggalkan rumah,” kata pria 31 tahun itu diamini istrinya Santi (23).

Dia meninggalkan rumah sekitar pukul 09.00 Wita, dan mendapat kabar rumahnya terbakar dari sepupunya Kardas, setengah jam kemudian. Mendapat informasi dari salah satu keluarganya tersebut, Tabo dan istrinya langsung bergegas menuju rumah panggungnya yang ditinggali kurang dari dua tahun. Namun keduanya tak bisa berbuat apa-apa, si jago merah telah menghanguskan rumah dan isi yang ada di dalamnya. Termasuk uang tunai dan sejumlah perhiasan emas.

“Yang tersisa hanya pakaian yang melekat di badan kami ini,” ujar Santi dengan wajah sendu sembari menggendong si bungsu, Fikri namanya. Ibu tiga anak ini pun mengaku tak menyangka musibah ini menimpa keluarganya. Sebab, saat meninggalkan rumah untuk membantu pekerjaan suaminya ia tak menyalakan api. “Tadinya memang mau masak air, tapi karena tidak ada minyak tanah nggak jadi memasak,” kata Santi.

Sementara menurut penuturan tetangga korban, sempat terdengar bunyi ledakan saat kebakaran terjadi. Diperkirakan bunyi ledakan ini berasal dari tabung gas warna biru yang menurut keterangan Santi berukuran 14,5 kilogram. “Tapi tabung itu sudah sebulan nggak kami pakai karena isinya sudah habis,” kata Santi lagi.

Saini (29), tetangga korban yang domisilinya bersebelahan dengan rumah Tabo mengaku, kebakaran berlangsung begitu cepat mengingat konstruksi bangunan yang terbakar terbuat dari kayu. “Yang pertama mengetahui itu mertua saya (Bunga, 60-an, Red.),” kata Saini.

Mengetahui rumah Tabo terbakar, ia bersama sejumlah tetangganya bergegas memadamkan api dengan peralatan seadanya. Saini juga mengaku sempat panik kalau api bakal menjalar ke rumahnya lantaran dinding rumahnya bagian kiri dari arah depan yang bersebelahan dengan rumah Tabo hanya berjajaran sekitar 8 meter tersebut sempat mengeluarkan asap

“Panasnya luar biasa. Makanya dengan menggunakan ember dan air dari parit yang ada di sekitar rumah ini, selain mencoba memadamkan api yang membakar rumah Tabo, dibantu tetangga, kami juga menyiram dinding rumah agar tidak terbakar,” kata bapak tiga anak itu.

Kepala Kepolisian Resor Tarakan Ajun Komisaris Besar Polisi Drs Agustinus Budi Prasetyo SH MH melalui Kepala Kepolisian Sektor Tarakan Timur Ajun Komisaris Polisi Sumarji menyampaikan, diperkirakan kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik. Dugaan ini diperkuat dengan keterangan Santi yang menyampaikan saat meninggalkan rumah, lampu kamarnya dibiarkan menyala.

Lurah Pantai Amal Elyanto juga berpendapat sama kalau kebakaran yang menimpa rumah salah satu warganya diakibatkan korsleting. Elyanto bersama sejumlah stafnya langsung berkoordinasi membantu warganya yang terkena musibah. “Sementara ini korban tinggal di rumah keluarganya, jadi kami kira tidak perlu mendirikan tenda darurat. Hanya saja yang diperlukan korban sekarang ini makanan dan pakaian, mengingat yang tersisa hanya pakaian yang melekat di tubuh saja,” kata pria yang lebih setahun menjadi lurah Pantai Amal.

Camat Tarakan Timur Hanip Matiksan ditemui di lokasi kejadian menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bagian Sosial agar warganya yang terkena musibah tersebut dapat segera diberi bantuan. “Terutama yang mendesak sekarang ini pakaian. Jadi kami berharap dapat segera dibantu,” harapnya.

Dua armada dari Kantor Pemadam Kebakaran tiba di lokasi di saat warga berhasil memadamkan api. Tak berselang lama, personel dari Kepolisian Resor Tarakan memasang police line mengelilingi rumah Tabo.(ris)

Sumber : radartarakan.co.id (13 Juni 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com