Rabu, 15 Juni 2011

Pelaku Konstruksi Wajib Sadar Kualitas

. Rabu, 15 Juni 2011

TARAKAN – Kualitas infrastuktur jalan di kota Tarakan secara kasat mata rata-rata tak bertahan lama bahkan hanya hitungan bulan mulai muncul kerusakan. Mulai dari pembangunan jalan raya, semenisasi, hingga pembuatan drainase. Untuk itu, sesuai visi dan misi Badan Pembinaan Konstruksi Kementrian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelatihan Konstruksi Wil.III Banjarmasin, merasa perlu menciptakan tenaga kerja konstruksi yang handal dan profesional.

Lewat peningkatan keterampilan melalui pelatihan sehingga mendapat legitimasi, sejak kemarin (13/6) puluhan kontraktor dan konsultan di Tarakan dilatih hingga 10 hari ke depan.

Dikatakan instruktur pelatihan dari Pusat Pembinaan Kompetensi dan Pelatihan Konstruksi, Isman, jasa konstruksi berperan penting dan strategis, menghasilkan banguan fisik berfungsi mendukung pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, sosial dan budaya.

“Sekarang untuk pelaku konstruksi, mengenal bakuan kompetensi artinya jenjang jabatan kerja sesuai UU Jasa Konstruksi. Nah dengan pelatihan ini akan disampaikan khusus bidang pengerjaan jalan, mulai persiapan pembuatan jalan, standar design jalan dan lainnya. Sadar kualitas lah,” jelas Isman.

Jika pertumbuhan jasa konstruksi yang tinggi belum diimbangi dengan tatanan penyelenggaraan yang maksimal, menurut Isman, akan menjadi hambatan tidak terwujudnya mutu produk, waktu pelaksanaan dan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Lalu, rendahnya tingkat kepatuhan pengguna jasa dan penyedia jasa akan ketentuan atau peratuan perundang-undangan yang berlaku, memunculkan ketidaksejajaran dan optimalnya kemitraan sinergis antara pemerintah, swasta dan masyarakat jasa konstruksi.

“Fokus kami, baik konsultan dan kontraktor paham pentingnya K3 (kesehatan dan keamanan kerja) dalam proyek, manajemen umum dan proyek serta dokumen kontrak. Juga pelatihan ini bertujuan memberi pemahaman komprehensif teknik konstruksi, gambar kerja, pengujuan mutu bahan dan peralatan konstruksi,” bebernya.

“Dipilihnya Tarakan ini, rancangan ini sejak setahun lalu dengan beberapa kali koordinasi. Progam ini juga berlaku secara nasional, mendidik para konsultan dan kontraktor hingga level terendah untuk mandor dan tukang ketika membangun sebuah proyek mengedepankan kualitas yang baik,” tambah Isman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan Jamaluddin mengatakan, pelatihan semacam ini penting diikuti tenaga terampil yang memiliki kontraktr, sehingga peserta pelatihan dijamin akan mendapat pengetahuan baru, khususnya terkait dengan pelaksanaan lapangan pekerjaan gedung dan jalan.

“Ada sekitar 20 peserta yang ikut, dari beberapa anggota asosiasi atau kontraktor. Diharapkan pekerja-pekerja di lapangan bisa menguasai terapan, masalah atau kendala pembangunan konstruksi jalan,” ungkap Jamaluddin.

Secara administratif pun, hasil dari pelatihan dengan memperoleh sertifikasi, menjadi bagian dari persyaratan penguatan proses lelang untuk suatu perusahaan. Dimaa diartikan pekerja lapangan akan mendapat pembekalan pengerjaan jalan, dimana untuk Tarakan, pengerjaan jalan terkesan asal-asalan dan gampang hancur. “Harapan kami tentu meningkatkan kualitas dan kompetensi para pengguna jasa konstruksi di Tarakan. Ke depan kami akan mensupport kegiatan serupa, semua agar SDM di bidang jasa konstruksi kita lebih baik, hingga menghasilkan bangunan terbaik,” ujar Jamaluddin.(dta)

Sumber : radartarakan.co.id (15 Juni 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com