Jumat, 17 Juni 2011

Sopir Taksi Bandara Tarakan Resmi Berseragam

. Jumat, 17 Juni 2011

TARAKAN - Bandara Juwata sebagai pintu gerbang utama Kota Tarakan terus melakukan pembenahan. Kemarin (16/6), seluruh sopir taksi khusus yang melayani rute bandara mulai menggunakan seragam khusus.

Kepala Bandara Juwata Tarakan H. Husni Djau mengatakan, pemberian seragam khusus untuk sopir taksi bandara ini adalah untuk peningkatan pelayanan yang prima di semua sektor. Untuk itu, siapapun yang terlibat di dalamnya, baik itu operator penerbangan, petugas bandara, sekuriti maupun sopir taksi dituntut untuk melakukan pelayanan dengan tulus, ikhlas, dan selalu senyum.

“Minimal dua centimeter kiri dan dua centimeter kanan, karena itu adalah bagian dari kesan pertama pengunjung ketika memasuki kota Tarakan,” kata Husni.

Karena itu kata Husni, cara-cara petugas dalam melakukan pelayanan di bandara harus terus dilakukan peningkatan. “Bagaimana cara membuka pintu, bagaimana cara menyapa penumpang, menerima uang, mengucapkan terima kasih dan lainnya,” ungkap Husni.

Khusus untuk petugas sopir taksi tersebut, semuanya diwajibkan menggunakan ID Card khusus dan menggunakan seragam. Tujuannya agar penumpang bisa mengetahui bahwa mereka adalah sopir taksi resmi dan telah terorganisir sebagai bagian dari Bandara Juwata. Saat ini, jumlah taksi yang beroperasi di bandara sebanyak 33 unit.

“Seragam ini akan digunakan setiap hari, dengan tujuan agar mereka memiliki identitas resmi, mudah dikenal penumpang, sehingga jika terjadi sesuatu hal maka supir taksi tersebut bisa segera dihubungi,” tuturnya.

Untuk diketahui, para sopir angkot ini tergabung dalam Koperasi Sopir Taksi yang dibentuk tiga tahun lalu. Meski baru 33 taksi, pihak bandara tetap memikirkan untuk dilakukan penambahan mengingat jumlah penumpang saat ini lebih banyak dari tiga tahun lalu. “Kalau memang harus diadakan penambahan taksi maka akan dilakukan penambahan armada. Kita upayakan penumpang yang masuk di Bandara Juwata Tarakan ini seimbang dengan jumlah armada taksi yang ada,” kat Husni.

Dulu, jumlah penumpang di Tarakan hanya 300-400 penumpang perhari, namun sekarang jumlah penumpang sudah diatas seribu dalam sehari. Selain taksi bandara, nantinya juga ada mobil-mobil rental dan berkoordinasi dengan taksi bandara agar diberi kesempatan masuk bandara.

“Namun tidak mengambil penumpang, karena penumpang resmi hanya boleh diambil taksi bandara. Tapi kalau ada yang menyewa perhari atau perjam, kami upayakan untuk memberi kesempatan kepada mobil rental untuk masuk di bandara dan secara resmi diberi kesempatan untuk penumpang carteran,” jelasnya.(ddq)

Sumber : radartarakan.co.id (17 Juni 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com