Jumat, 22 Juli 2011

Galakkan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

. Jumat, 22 Juli 2011

TARAKAN – Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tarakan, Subono mengatakan, di Tarakan saat ini sedikitnya sudah ada empat kelurahan yang menerapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Di antaranya, Kelurahan Karang Rejo, Karang Anyar Pantai dan Kampung Enam. Ia berharap, pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini bisa disusul oleh kelurahan lainnya.

Dijelaskan, program ini berkonsep bottom up, yaitu pengelolaan sampah dari masyarakat yang tergerak untuk ikut mengelola. Sehingga tidak berharap ke pemerintah saja, namun terlibat aktif bagaimana memikirkan masalah sampah di lingkungannya masing-masing sampai pada mengelola sampah menjadi uang.

“Ini memang sangat sesuai dikembangkan di Tarakan,” kata Subono di acara sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat program pengelolaan lingkungan sekitar wilayah operasi yang dilakukan PT. Medco E & P Indonesia Tarakan Asset.

Menurut Subono, yang terpenting adalah bagaimana mengugah motivasi masyarakat sehingga masyarakat memiliki pemahaman bahwa sampah itu adalah masalah bersama dan mereka merasa wajib untuk ikut memecahkan permasalahan tersebut. DKPP sendiri berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para ketua RT se-Kelurahan Pamusian dapat menularkan ke warganya sehingga Kelurahan Pamusian dapat menyusul kelurahan lainnya sebagai pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Operation Manager PT Medco E & P Tarakan Sembakung Asset Hendri Wahyudiatomoko menjelaskan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan kepada para ketua RT di kelurahan Pamusian ini seiring dengan tanggungjawab sosial Medco di daerah operasi, yang telah meraih sertifikat ISO 14.001 untuk manajemen lingkungan berstandar internasional. “Kepedulian penanganan lingkungan Medco telah diakui secara internasional dan memenuhi standar dunia, untuk itu kami harus bertanggungjawab terhadap daerah sekitar sehingga tugas pemerintah akan lebih baik dalam menciptakan lingkungan yang bersih,” kata Hendri.

Sekretaris Camat Tarakan Tengah Cariono juga menyambut baik kegiatan ini. Dirinya berharap ilmu yang didapat bisa diteruskan ke masyarakat luas.

“Tugas Ketua RT diharapkan berkelanjutan. Minimal ada pilot project di masyarakat sehingga berkelanjutan dan ada bukti nyata di masyarakat karena pengelolaaan sampah dibilang mudah juga tidak, dibilang tidak juga susah,” ungkap Cariono.(ddq)

Sumber : radartarakan.co.id (22 Juli 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com