Jumat, 22 Juli 2011

Kali Ketiga, Tarakan Raih Piala WTN

. Jumat, 22 Juli 2011

TARAKAN - Prestasi piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kembali diraih kota Tarakan. Sebelumnya, pada 2006 kota Tarakan hanya mampu meraih plakat WTN, 2007 juga plakat, 2008 piala WTN, 2009 juga piala WTN dan untuk tahun 2010 ini (diterima 2011) kota Tarakan dapat mempertahankan piala WTN tersebut.

“Ini berarti kota Tarakan sudah tiga kali berturut-turut mempertahankan piala WTN,” kata Junaidi, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kota Tarakan, saat menggelar jumpa pers di media center Diskominfo, kemarin.

Dikatakan Junaidi, piala Wahana Tata Nugraha atau WTN ini adalah penghargaan kepada kota-kota dengan penataan transportasi terbaik, oleh Menteri Perhubungan Freddy Numberi kepada 69 pemerintah kabupaten kota. Kota Tarakan termasuk dalam kategori kota sedang.

“Penghargaan ini murni diraih kota Tarakan, mulai dari penyiapan materi administrasi yang sudah dipersiapkan empat bulan sebelum penilaian, kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan mengenai aktifitas lalu lintas dan angkutan jalan, fasilitas jalan termasuk kelengkapan drainase, kebersihan jalan dan kemulusan permukaan badan jalan, marka, disiplin berlalu lintas di persimpangan jalan oleh panitia pusat,” kata Junaidi.

Penghargaan WTN ini dulu dikenal sebagai lomba tata tertib lalu lintas dan angkutan kota. Penghargaan ini merupakan yang ke-16 kalinya dilakukan Kementerian Perhubungan sejak dimulai pada 1992 dan sempat berhenti pada 1998 dan 1999.

Sejumlah kota yang mendapat penghargaan WTN 2010 dari sisi tertib lalu lintas tersebut yakni Surabaya untuk kategori kota metropolitan. Pekanbaru dan Surakarta kategori kota besar. Probolinggo, Sukabumi, Mojokerto, Tarakan Kaltim, Madiun Jatim, Lumajang Jatim dan Badung Bali untuk kategori kota sedang. Langkat Sumut, Wajo Sulsel, Padang Panjang Sumbar, Pesisir Selatan Sumbar, Plumpung Bali, dan Karang Asem Bali untuk kategori kota kecil.

Penghargaan WTN untuk kota dengan kategori angkutan kota terbaik diraih oleh Semarang, Bandung dan Palembang sebagai kota metropolitan. Peraih penghargaan untuk kategori kota besar yakni Balikpapan Kaltim. Kota sedang yaitu Jepara dan Tebing Tinggi, dan kategori kota kecil adalah Mojokerto, Tulung Agung, Pariaman dan Tuban.

Kota yang mendapat plakat WTN sebanyak 43 kota, yakni Makassar, Bogor, Denpasar, Padang, Samarinda, Payakumbuh, Bone Sulsel, Klaten, Cimahi Jabar, Pare-Pare, Binjai Sumut, Tegal, Cianjur, Bukit Tinggi, Bontang, Palopo Sulsel, Cirebon, Banda Aceh, Jembrana Bali, Buleleng Bali, Sragen, Ciamis, Sinjai Sulsel, Boyolali Jateng, Solok Sumbar, Kabupaten Baru, Kolaka, Magetan, OKU Timur Sumsel, Muara Enim, Banyumas, Sidoarjo, Tenggarong Kutai Kartanegara, Pasaman, Bangli Bali, Lombok Timur, Sumbawa, Tabanan Bali, Gianyar Bali, Lamongan, Sibolga Sumut, Tabalong Kalsel, dan Probolinggo.

“Saya ucapkan selamat kepada daerah yang mendapat penghargaan WTN 2010 ini. Dengan adanya WTN, transportasi akan lebih baik lagi, khususnya di daerah dalam konsep tata ruang, sehingga transportasi mampu memberi kontribusi besar bagi perekononomian daerah,” kata Menteri Perhubungan Freddy Numberi saat memberikan penghargaan, kemarin.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Suroyo Alimoeso mengatakan pada penilaian penghargaan WTN kali ini, panitia menetapkan 16 kabupaten kota penerima piala WTN. Tiga di antaranya kategori angkutan, tujuh kategori lalu lintas, dan 43 kabupaten kota menerima plakat WTN. “Ada 77 kota yang dinilai. Bagi yang mendapat penghargaan, akan diberi bantuan teknis tertib lalu lintas yang dibiayai dari APBN,” kata Suroyo.(ddq)

Sumber : radartarakan.co.id (21 Juli 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com