Kamis, 14 Juli 2011

Operasi Pasar Jaga Stabilitas Sembako

. Kamis, 14 Juli 2011

TARAKAN – Menjelang bulan Ramadan, harga barang di pasaran dipastikan akan melambung akibat tingginya permintaan. Pengawasan terhadap ketersediaan stok dan harga serta sistem distribusi sembako, akan dilakukan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindakop) Tarakan. Dikatakan Kepala Bidang Perdagangan, Untung Prayitno, pengawasan dilakukan dengan operasi pasar.

“Kebutuhan pokok akan diawasi dengan melakukan monitoring pasar. Sebab kecenderungannya, sembilan bahan pokok (Sembako) naik setiap menjelang puasa,” ujar Untung-sapaan akrab Kabid Perdagangan. Ditambahkannya, dengan operasi pasar dan melihat pola permintaan pada tahun-tahun sebelumnya, yang perlu diawasi adalah stok barang, alur distribusi atau mata rantai pemasok, untuk mencegah adanya penimbunan.

Langkah pengawasan tersebut guna mengeliminir naikknya permintaan menjelang Ramadhan yang kerap menimbulkan kerisauan bagi masyarakat. “Kita akan memanggil distributor juga untuk menjaga stok sembako yang ada. Sebab tidak hanya jelang Ramadan, sudah hukum pasar ketika suplai tidak seimbang denga kebutuhan, pasti harga mahal. Makanya pemerintah melalui Disperindagkop akan memacu distributor menjaga stok,” jelasnya kepada Radar Tarakan.

“Harga-harga memang nanti pasti naik. Tapi tidak tinggi kalau stok ada, kelangkaan barang juga bisa dihindari. Operasi pasar akan efektif, kami lakukan secara berkala agar harga tetap stabil. Jika ada pedagang atau distributor ketahuan menimbun, kami tidak tegas,” lanjut Untung. Operasi pasar juga dilakukan dengan memprioritaskan masyarakat kurang mampu, agar tidak terjadi monopoli.

Berikut juga masalah barang-barang kedaluwarsa yang terkadang masih diperjualbelikan oleh pedagang. Disamping agenda rutin tahunan jelang Ramadan Disperindag akan mengadakan pasar murah. “Inspeksi mendadak (sidak) pasti ada, tapi jadwalnya rahasia. Pasar murah juga rutin,” ujarnya.

Informasi barang-barang kebutuhan yang dipastikan naik jelang Ramadan antara lain daging, ayam dan telor. Untuk sembako seperti beras, gula dan tepung serta lainnya juga naik namun tidak terlalu signifikan. “Kalau daging bisa naik cukup tinggi, karena biasa orang tidak makan daging, tapi saat Ramadan permintaan meningkat. Ya semua juga terjadi karena suplai dan kebutuhan sangat tinggi sekali,” pungkasnya. (dta)

Sumber : radartarakan.co.id (14 Juli 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com