Kamis, 07 Juli 2011

Prajurit Kodim 0907 Tarakan Diajak Memanfaatkan waktu

. Kamis, 07 Juli 2011

TARAKAN - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan KH Zainuddin Dalila mengingatkan kepada seluruh prajurit di lingkungan Kodim 0907 Tarakan untuk dapat mensyukuri nikmat pemberian waktu dan bisa memanfaatkan waktu dari Allah SWT. Pasalnya, banyak manusia yang mendapatkan kesempatan tapi tidak mau menyempatkan.

“Ada orang yang ingin menyempatkan, tapi tidak punya kesempatan,” kata Zainuddin dalam tausiyah Isra Mikraj di markas Kodim 0907 Tarakan, kemarin.

Namun ada lagi manusia yang punya kesempatan tapi tidak mau menyempatkan. “Kalau kita ada kesempatan dan bisa menyempatkan, itu yang luar biasa,” katanya.

Menurut Zainuddin, minimal ada dua hal yang membuat manusia itu selalu bersyukur. Yaitu karena memiliki kesehatan dan panjang umur. Sebagai gambaran, Zainuddin Dalila pun mencontohkan bahwa seorang ulama besar seperti Zainuddin MZ bisa dipanggil Allah SWT dalam keadaan khusnul khatimah. “Awalnya orang banyak yang menyangka saya yang meninggal,” canda Zainuddin Dalila. “Panjang umur dan sehat, itu yang mengantarkan kita. Tapi perlu diingat, panjang umur dan sehat tidak satu paket. Ada kalanya orang panjang umur tapi tidak sehat, atau orang sehat tapi tidak panjang umur. Tidak selamanya orang sehat selalu panjang umur, belum tentu. Tapi kalau kita panjang umur dan sehat, tapi tidak digunakan untuk berbuat baik, kita pasti akan rugi. Sebab waktu yang sudah lewat tidak pernah akan kembali,” jelas Zainuddin dalam ceramah yang mengangkat tema dengan hikmah peringatan Isra Mikraj nabi Muhammad SAW kita mantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral prajurit Sapta Marga.

Komandan Kodim 0907 Tarakan Letkol Arm Andi Kaharuddin mengatakan, peringatan Isra Mikraj merupakan suatu keharusan untuk dilaksanakan umat muslim dijajaran kodam VI Mulawarman. “Seluruh instansi dan satuan yang ada di jajaran Kodam VI Mulawarman juga melaksanakan kegiatan yang sama.

Pelaksanaan Isra Mikraj ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan karena itu adalah hal terpenting sebagai bentuk komunikasi moral kita dalam melaksanakan tugas secara penuh tanggung jawab,” kata Andi.

Pasalnya, sambung Andi, masih banyak kegiatan prajurit yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, baik di aturan militer maupun keagamaan. Untuk itu, dirinya berharap agar hikmah Isra Mikraj itu diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.(ddq)

Sumber : radartarakan.co.id (7 Juli 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com