Jumat, 15 Juli 2011

Tempat Hiburan Malam di Tarakan Tutup Total

. Jumat, 15 Juli 2011

Imbauan MUI Tarakan Selama Ramadan

TARAKAN – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota TArakan, KH Zainuddin Dalila mengimbau seluruh tempat hiburan malam tutup total selama bulan Ramadan. Imbauan ini juga tertuju pada lokalisasi seperti di Sei Bengawan dan sejenisnya.

“Jika masih beroperasi, menjadi kewenangan pemerintah khususnya aparat keamanan baik itu kepolisian maupun Satpol PP,” kata Zainuddin Dalila kepada Radar Tarakan kemarin (14/7).

Imbauan penutupan kegiatan berbau asusila itu, Majelis Ulama Indonesia Kota Tarakan akan mengkoordinasikan kepada Pemerintah Kota Tarakan, termasuk sejumlah pihak terkait di antaranya Kepolisian Resor Tarakan.

Selain itu, Zainuddin Dalila juga menyampaikan imbauan lembaga yang dipimpinnya agar semua pemilik rumah makan yang berjualan di siang hari harus memasang tenda penutup. Sehingga, tamu yang makan di dalam rumah makan tersebut tidak vulgar terlihat secara umum.

“Hal ini setiap tahun selalu kita meminta untuk menertibkan tempat hiburan malam, dan itu sudah ada kesepakatan dari pengelola bahwa kalau di bulan Ramadan mereka sepakat untuk ditutup,” ujarnya.

Bagaimana kalau masih ada yang buka diam-diam? “Kami berharap jangan terjadi. Artinya, kalau sudah diimbau untuk tutup ya tutup. Itu sudah menjadi tugasnya aparat untuk menertibkan,” tegas Zainuddin Dalilla yang ditemui wartawan koran ini di kediamannya di Kelurahan Sebengkok.

Dia juga menerangkan, imbauan tersebut bertujuan membentuk saling menghargai bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. “Kami harapkan dapat dilaksanakan oleh para pengelola tempat hiburan malam dan sejenisnya,” tandasnya.

Zainuddin Dalila menambahkan, dalam menyambut bulan Ramadan nanti, Majelis Ulama Indonesia Kota Tarakan mengharapkan jangan terlalu berlebihan seperti anak-anak menyalakan ledupan yang dapat menganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

“Gembira untuk menyambut bulan suci itu bukan dengan perbuatan hura-hura tapi melakukan dengan persiapan untuk menunjang suksesnya bulan Ramadan,” saran Zainuddin Dalilla.

Tak hanya itu, Majelis Ulama Indonesia Kota Tarakan juga meminta kepada orang tua dan anak remaja untuk tidak melakukan kebiasaan buruknya di bulan tersebut seperti di subuh hari atau pada saat sahur untuk melakukan kebut-kebutan di jalan.(sur)

Sumber : radartarakan.co.id (15 Juli 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com