Rabu, 03 Agustus 2011

1000 Pelanggan PDAM Tarakan Masuk Daftar Tunggu

. Rabu, 03 Agustus 2011

TARAKAN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tarakan mengaku masih kesulitan melayani daftar tunggu pelanggan, di tahun 2011 ini. Direktur Umum PDAM Tarakan Agus Adnan mengatakan, saat ini total pelanggan PDAM di Tarakan yang masuk dalam daftar tunggu masih berkisar 1000 orang. 1000 pelanggan tersebut tersebar di empat Kecamatan. Namun pelanggan terbesar berada di Kecamatan Tarakan Tengah dan sebagian di Kecamatan Tarakan Utara, terutama yang bermukim di komplek perumahan PT Intraca.

Umumnya, mereka yang masuk dalam daftar tunggu bermukim di daerah yang jauh dari jaringan pipa distribusi PDAM. “Kedepan ada beberapa perencaanaan bagaimaan masyarakat yang menginginkan bisa mengcover hal seperti itu. Nah, untuk percepatannya akan kita lihat dari daya jangkau pipa. Hal ini saat ini masih kita kaji, dan mudah-mudahan saja bisa cepat selesai,” ujar Agus, Rabu (3/8/2011).

Sementara, untuk biaya pemasangan baru, PDAM Tarakan mengacu dengan SK Walikota Tarakan yang biayanya berkisar antara Rp 1.300.000 hingga Rp 1.500.000. Biaya tersebut berlaku selama posisi jarak dari pipa induk ke rumah kurang lebih sekitar 8 meter. Namun, jika diatas 8 meter, PDAM akan menerapkan tarif lain. “Kalau lebih dari 8 meter, ada hitungan lagi. Permeternya tergantung juga galian. Kita nggak bisa nyebutkan, itu harus dilihat di lapangan,” terang Agus.

Saat ini seluruh instalasi PDAM juga dinyatakan baik. Bahkan, instalasi yang ada di Kampuing Satu dan di Juwata Laut, yang sebelumnya hanya mampu melayani selama 6 jam kini sudah bisa melayani 24 jam. Meski demikian, Agus mengatakan, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk memperbaiki instalasi yang rusak. “Kalau di rupiahkan perbaikan 50 persen itu sebesar Rp 50 miliar, itu yang sudah kita lakukan dari 2001-2005. Sekarang sudah step by step kita perbaiki jika ada kerusakan,” ujarnya.

Khusus selama Ramadhan ini, distribusi air PDAM ke masyarakat berjalan lancar. Namun demikian, masih banyak warga yang mengeluhkan kebocoran pipa di sejumlah kawasan. “Yang saat ini dikomplain bukan karena air tidak mengalir tapi karena bocor. Sehingga ini kita pikirkan untuk segera perbaikan, agar kita tidak kehilangan air juga,” ujar Agus. Debit air PDAM Tarakan saat ini mencapai 400 liter per detik yang terpasang. Sementara dalam perbulan, PDAM Tarakan rata-rata kehilangan 40 persen dari air yang diproduksi. “Saat ini kita berupaya bagaimana kehilangan air ini bisa turun,” pungkasnya. (*)

Editor : Sofyan Akbar
Sumber : Tribun Kaltim

Sumber : tribunnews.com (3 Agustus 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com