Selasa, 02 Agustus 2011

Asrama Diklat Tarakan Dinilai Tidak Representatif

. Selasa, 02 Agustus 2011

TARAKAN - Badan Pendidikan dan Latihan (Bandiklat) kota Tarakan mengeluhkan minimnya sarana dan prasarana yang digunakan, termasuk gedung asrama yang kerap dipakai untuk menampung peserta pra jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan Kepala Bandiklat kota Tarakan Eri Sugiarto kepada wartawan, Selasa (2/8/2011) di ruang Media Centre Diskominfo kota Tarakan.

"Kalau dikaitkan dengan misi kota Tarakan sebagai pusat pengembangan SDM di wilayah utara propinsi Kaltim, itu sangat berat. Bagaimana kita mau bekerjasama dengan daerah lain kalau sarana kita sendiri belum siap," ujar Eri.

Menurutnya, fasilitas yang digunakan pihaknya selama ini berupa gedung asrama dan kantor yang terletak di Kelurahan Kampung Enam, adalah gedung peninggalan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Gedung asrama tersebut dinilai tidak representatif untuk menampung peserta diklat yang jumlahnya mencapai ratusan orang. Selain itu, kondisi bangunan yang sudah usang memaksa Bandiklat Tarakan mengucurkan anggaran sebesar Rp 203 juta untuk rehabilitasi asrama tersebut.

Kendati tengah memasuki tahap rehab, namun ia juga belum menjamin kapasitas kamar asrama mampu menampung seluruh peserta diklat pra jabatan PNS. Pasalnya, melihat pengalaman sebelumnya, untuk satu kamar kadang diisi 4 hingga 6 orang. "Memang memprihatinkan, kalau di daerah lain kamarnya diisi hanya maksimal 2 orang, kita masih diisi 4 sampai 6 orang," ujar Eri.

Penulis : Syaiful
Editor : Adhinata Kusuma
Sumber : Tribun Kaltim

Sumber : tribunnews.com (2 Agustus 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com