Minggu, 25 September 2011

Kasus Tawuran, Polres Fasilitasi Perdamaian

. Minggu, 25 September 2011

TARAKAN - Setelah mengamankan sejumlah siswa dalam aksi tawuran antara dua sekolah yang berbeda, pada Jumat siang di Jl RE Martadinata, pihak Polres Tarakan kemudian mendamaikan kedua pihak yang saling bertikai tersebut. “Permasalahan hanya karena cewek, dan ini terjadi antara pelajar maka langkah yang ditempuh adalah mendamaikan kedua belah pihak,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Drs Agustinus Budi Prasetyo SH MH, melalui Kasat Reskrim AKP Guruh Chandra Permana SH SIK.

Solusi damai, tegas kasat bukan berarti perbuatan yang mereka lakukan (maksudnya tawuran) dilegalkan. “Sesungguhnya perbuatan itu adalah pidana. Namun, tidak ada korban dan semuanya pelajar juga yang pertama kali jadi penyelesaiannya secara persuasif,” tegasnya. Penyelesaian dimaksud, tegas kasat reskrim, pihaknya memanggil guru dari kedua sekolah, orangtua dari siswa yang terlibat dan siswa itu sendiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, tawuran antara kedua sekolah Jumat siang itu dipicu urusan perempuan. Meskipun tidak ada korban maupun luka-luka dalam insiden tersebut, namun langsung direspon aparat kepolisian dengan mengamankan dan memeriksa sejumlah siswa dan akhirnya mendamaikan mereka.

IGN alias IW siswa sekolah negeri, dihadapan polisi menceritakan, awal persoalannya dia tidak tahu menahu. Hanya saja dalam perjalanan pulang dari sekolah menuju rumahnya, dia dipanggil oleh beberapa temannya untuk singgah di SMU Hang Tuah. Setelah berada di sekitar sekolah swasta ini, barulah dia mengetahui kalau sekelompok temannya yang lebih dari 10 orang itu berencana menyerang siswa SMU Hang Tuah. “Sempat saya menanyakan pokok persoalan dan larang teman-teman, karena orang yang bermasalah juga tidak ada,” pungkasnya.

Sementara itu CRD siswa kelas II IPS 2 sekolah negeri ini, yang diketahui sebagai aktor dibalik insiden tersebut mengakui jika, datang ke SMU Hang Tuah bersama 6 orang teman sekolahnya.

Niatnya, dia ingin menanyakan ICR pacarnya (siswi Hang Tuah) tentang isi pesan yang dikirimkan kepada dirinya. “Saya datang bersama 6 orang teman saya dengan maksud mau menanyakan SMS yang dikirim melalui nomor telepon pacar saya,” jelasnya. Namun belum sempat menanyakan ikhwal tersebut, justru sudah terjadi insiden keributan antara kedua kelompok siswa dari sekolah yang berbeda itu. (noi)

Sumber : radartarakan (26 September 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com