Rabu, 21 September 2011

Korban Jambret Tersungkur di Jalan Kusuma Bangsa

. Rabu, 21 September 2011

Dagu Bengkak, Gigi Rontok

TARAKAN – Aksi jambret kian meresahkan masyarakat Tarakan. Dua hari berturut-turut, dua warga kembali menjadi mangsa. Paling parah kejadian yang berlangsung kemarin (21/9). Sairah Majid (35), tak hanya kehilangan dompet berikut isinya yang terdiri dari uang tunai sebesar Rp 250 ribu, empat kartu ATM, SIM, dan KTP. Warga Jembatan Besi RT 11 nomor 54 Kelurahan Lingkas Ujung tersebut juga harus mengalami luka dan kehilangan salah satu giginya akibat tersungkur di Jalan Kusuma Bangsa akibat bersenggolan dengan penjambret yang berhasil membawa kabur dompetnya.

Kepada Radar Tarakan, Sairah Majid yang ditemui saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Tarakan menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya. Siang kemarin sekitar pukul 11.45 Wita, usai mengantarkan anak sulungnya pergi ke sekolah di SD 012 Gunung Lingkas, ia langsung melajukan motor Yamaha Mio KT 5370 menuju supermarket Sinar Terang Bersaudara di Jalan Kusuma Bangsa. Usai berbelanja, Sairah ingin berbelanja keperluan yang belum didapat ke Gusher Plaza. Namun saat akan memutar kendaraannya masih di Jalan Kusuma Bangsa tak jauh dari Sinar Terang Bersaudara tiba-tiba datang dua pemuda mengendarai motor menghampiri istri Rizal Angguda.

Tanpa membuang waktu, pelaku yang duduk berboncengan tersebut langsung menarik dompet yang diletakkan di boks depan sepeda motor Mio.

Akibat aksi yang dilakukan pelaku, membuat korban tersungkur dari sepeda motor. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tarakan untuk mendapatkan perawatan, sementara pelaku berhasil kabur.

Dikatakan Sairah, usai mengantarkan anak ke sekolah dan belanja di Sinar Terang Bersaudara itu, tidak ada orang yang mencurigakan membuntutinya.

“Mengenai ciri-ciri dan sepeda motor yang dikendarai pelaku, saya tidak hafal betul. Yang menarik dompet saya itu orang yang dibonceng,” tutur Sairah yang tidak begitu jelas bicaranya karena menahan sakit kepada Radar Tarakan.

Akibat tersungkur di jalan setelah dompetnya berhasil dijambret, Sairah mengalami bengkak di dagu, satu gigi bawah sebelah kanan rontok, dan bahu kiri memar.

Terpisah, Kepala Kepolisian Resor Tarakan Ajun Komisaris Besar Polisi Drs Agustinus Budi Prasetyo SH MH melalui Kepala sub Bagian Hubungan Masyarakat Ajun Komisaris Polisi Subarjo membenarkan telah kembali terjadi penjambretan yang kali ini lokasinya di Jalan Kusuma Bangsa. Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Subarjo pun menghimbau kepada warga agar lebih berhati-hati. Apalagi korban rata-rata perempuan. “Baru-baru ini telah berhasil menangkap pelaku penjambretan ternyata masih ada beberapa kelompok lainnya. Kemungkinan mereka ini terorganisir,” kata Subarjo.

Mengenai titik rawan penjambretan, Subarjo menyebutkan di seputaran Jalan Yos Sudarso, Kampung Satu, Jalan Mulawarman, Jalan Bhayangkara dan Gunung Belah. Untuk kendaraan yang digunakan pelaku jambret bermacam-macam, ada Mio, Suzuki dan jenis lainnya.

Subarjo menjelaskan untuk meminimalisir kejadian tersebut, pihak kepolisian telah menempatkan personel di titik-titik rawan penjambretan. “Personel ditempatkan di jalan Yos Sudarso yang di bawahi Kapolsek Tarakan Barat, Jalan Kusuma Bangsa dibawahi Kapolsek Tarakan Timur, “ sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, meski jajaran Kepolisian Resor Tarakan telah menempatkan personel di sejumlah titik-titik rawan penjambretan. Namun tidak membuat pelaku penjambretan keder, bahkan untuk melancarkan aksinya pelaku tidak segan-segan melakukan pada siang hari. Pihak kepolisian berhasil menangkap dua tersangka penjambretan baru-baru ini pada Kamis lalu (15/9).

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan K.H. Agus Salim, Selumit, persisnya di daerah yang dikenal dengan sebutan warga Gunung Bata, Selasa (20/9) sekitar pukul 10.00 Wita. Pelaku diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam. Namun korban tidak mengetahui plat nomor kendaraan yang dikendarai pelaku. Alhasil, dompet JLD (inisial korban penjambretan) yang berisikan ATM dan SIM berhasil dibawa kabur pelaku.(ipk/ris)

Sumber : radartarakan (22 September 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com