Kamis, 08 September 2011

Perpanjangan Dermaga Tengkayu I Tarakan Dilanjutkan

. Kamis, 08 September 2011

Dari 200 Titik, Baru Terpasang di 4 Titik

TARAKAN – Sempat terhenti terkait perayaan Idulfitri, proyek perpanjangan dermaga Pelabuhan Tengkayu I kembali dilanjutkan. Pemerintah kota merencanakan memperpanjang dermaga 80 meter keluar laut, lebar 6 meter dan dengan luas dermaga tambat 18 meter x 90 meter yang menggunakan anggaran multiyears atau tahun jamak. Pada tahun ini, proyek perpanjangan dermaga telah dianggarkan lebih Rp 8 miliar.

Ditemui di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kemarin (7/9), staf Bidang Bina Marga yang menangani proyek tersebut, Johan mengatakan, pekerjaan telah dilakukan sejak Maret lalu dan saat ini prosesnya telah sampai pada pemancangan tiang. Rencananya, tiang pancang ini ditanam di 200 titik yang saat ini baru 4 titik yang dikerjakan.

“Baru dikerjakan lagi pemancangannya setelah terhenti sebentar karena arus balik yang sangat ramai di Pelabuhan Tengkayu I. Saat ini kembali dikerjakan,” ujar Johan yang juga Pejabat Pembuat Komitmen pada proyek ini.

Material tiang pancang yang digunakan pada pembangunan jembatan ini lanjut Johan menyampaikan, dipesan dari perusahaan Wika di Surabaya. Proses distribusinya menggunakan kapal ponton dari Pelabuhan Merak yang langsung dikirim secara bertahap ke Tengkayu I. Tidak ada kendala dalam pengerjaan proyek ini, hanya proses pengirimannya tiang pancang dengan menggunakan kapal ponton yang sedikit terkendala dengan pasang surut air laut di Pelabuhan Tengkayu I.

“Saat akan bersandar, terkadang terkendala dengan kondisi air surut sehingga menghalangi ponton menurunkan muatan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Operasional CV Camfilo selalu pengelola Pelabuhan Tengkayu I, Daniel mengatakan, kondisi dermaga Tengkayu I ini memang sudah mengalami kedangkalan. Kondisi ini terlihat saat air laut mulai surut. Pangkal hingga ujung dermaga ini terlihat sangat dangkal hingga speedboat yang bersandar di pelabuhan sulit merapat. Dalam kondisi air surut, speedboat terpaksa harus mengantre karena tidak bisa berposisi berjejer dalam menurunkan penumpang. Kondisi sama juga terjadi jika saat beberapa speedboat dengan tujuan berbeda akan berangkat dalam waktu bersamaan, maka speedboat harus mengantre terlebih dahulu untuk mengambil penumpang.

Kondisi ujung Pelabuhan Tengkayu I yang dangkal sudah terjadi sejak belakangan tahun ini. Karena itu, untuk memberikan pelayanan terbaik agar pengusaha speedboat dapat menjalankan aktivitas dengan mudah dan lancar, menambah jembatan pelabuhan ini dirasa sangat penting. Apalagi, dalam kondisi surut speedboat kecil juga tidak dapat beroperasi karena air laut tidak sampai di tempat lahan sandar naik turun penumpang yang posisinya lebih kedalam beberapa meter dari ujung dermaga.

“Saat ini, panjang jembatan pelabuhan Tengkayu I ini dari pangkal hingga ujung sekitar kurang lebih 300 meter,” kata Daniel.

Karena pengerjaan sedang berlangsung, ujung dermaga Tengkayu I ini sementara ditutup menggunakan pagar kayu. Hal ini agar tidak mengganggu aktivitas kontraktor dalam mengerjakan jembatan. Dengan ditutupnya ujung dermaga tersebut, otomatis menghalangi kegiatan muat turun barang di ujung jembatan yang selama ini selalu ramai, sehingga beberapa kapal tidak lagi melakukan bongkat muat barang di ujung jembatan.

“Sementara terhenti muat turun barang di ujung jembatan, hanya di samping-samping dermaga saja yang bisa, sehingga saat ini banyak kapal pindah ke pelabuhan perikanan (Pelabuhan Tengkayu II) untuk bongkar turun barang,” timpal Daniel.

Daniel juga menyarankan agar setelah jembatan selesai diperpanjang hingga 80 meter, ujung jembatan diberi lampu mercusuar sebagai tanda agar tidak terjadi keelakaan saat malam hari.

“Untuk menghindari kecelakaan pada malam hari, baiknya diberi lampu sebagai tanda karena sangat rawan sekali apalagi posisinya yang semakin jauh keluar laut,” saran Daniel.(jnu)

Sumber : radartarakan (8 September 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com