Minggu, 25 September 2011

Perumahan di Atas Sungai Bakal Dibongkar

. Minggu, 25 September 2011

Soal Pemukiman Pengganti, Walikota akan Bicarakan dengan Menpera

TARAKAN – Sebagai daerah langganan banjir, Kelurahan Sebengkok selalu menjadi prioritas pelaksanaan berbagai kegiatan pembenahan lingkungan dan penataan kawasan yang diprogramkan pemerintah Kota Tarakan. Lantaran letaknya yang berada di wilayah perkotaan dan menjadi salah satu wilayah pusat perekonomian masyarakat Kota Tarakan.

Salahsatu kegiatan dimaksud, adalah pembenahan fungsi Sungai Sebengkok. Sungai ini, meski bantarannya telah dipermanenkan namun tetap saja dengan mudah mengalami sedimentasi sehingga daya tampungnya mengalami penyusutan drastis. Penyebabnya, perubahan fungsi kawasan hutan di hulu dan sekitar sungai menjadi kawasan pemukiman. Alhasil setiap hujan tiba, air sungai akan meluap dan menggenangi wilayah di sekitarnya. “Kegiatan ini (penggerukan sungai, Red) sifatnya hanya penanganan sementara. Saya sudah meminta kepada instansi terkait agar dapat memikirkan jalan keluarnya (untuk jangka panjang),” ucap Walikota Tarakan H Udin Hianggio kepada Radar Tarakan di sela peninjauan sejumlah lokasi badan Sungai Sebengkok yang mengalami sedimentasi bersama sejumlah kepala SKPD terkait kemarin pagi.

Sedimentasi yang terjadi di Sungai Sebengkok terbilang sangat parah. Bahkan salah satu sistem aliran sungainya tak mampu lagi berfungsi (aliran yang melintasi wilayah Sebengkok AL hingga ke arah laut). “Saya ingin segera memfungsikan aliran itu kembali, sehingga aliran airnya tak hanya satu sisi saja, tapi sebagian bisa lewat situ,” jelas H. Udin. “Ya intinya kita ingin mengupayakan bagaimana badan sungai ini bisa dilebarkan sehingga air yang mengalir didalamnya dapat cepat terbuang ke laut,” imbuhnya.

Untuk merealisasikannya, walikota berencana akan mengosongkan sejumlah pemukiman warga di sekitar bantaran sungai (termasuk yang berdiri diatas sungai, Red) sehingga mempermudah pelaksanaan kegiatan pelebaran dan pembuatan sekat pemisah aliran air dua anak Sungai Sebengkok. “Perumahan yang ada di situ harus dibongkar, utamanya yang dekat sungai masuk ke arah laut. Kebetulan nanti kan ada Menpera (Menteri Perumahan Rakyat), kita akan bicarakan masalah ini (pemindahan pemukiman warga yang terkena pembongkaran, Red),” tandas pria yang sempat menjabat Ketua DPRD Kota Tarakan ini.

Lalu, bagaimana dengan pemukiman warga yang berada di bantaran Sungai Sebengkok lainnya? “Untuk penataan kawasan pinggir sungainya, saya kira butuh cost (biaya, red) yang besar sekali ya. Jadi, akan agak sulit direalisasikan,” aku walikota.

Dalam kegiatan kemarin, dua unit ekskavator dan beberapa truk dikerahkan guna mengeruk pasir yang semakin tinggi di sepanjang sungai Sebengkok tersebut. Dikatakan Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Subono, kegiatan pengerukan sedimentasi ini sudah dimulai sejak Sabtu (24/9) dan baru akan diselesaikan jika pengerukan dirasa telah selesai. “Pengerukan ini akan kita tuntaskan. Kalau tidak selesai hari ini, akan kita lanjutkan sampai Selasa atau Rabu, (27-28 September 2011),” katanya.

Diungkapkannya, wilayah Sebengkok memang kerap langganan banjir kala terjadi hujan terus-menerus. Sehingga perawatan drainase di wilayah ini perlu dilakukan secara rutin. Karena jika tidak masalah banjir ini akan terus berulang. Mengenai masalah banjir yang terjadi di kota ini, selain di wilayah Sebengkok, di Kelurahan Karang Anyar juga menjadi wilayah yang kerap kebanjiran. “Dua wilayah ini sejak dulu selalu menjadi pilihan kerja bakti, karena kedua daerah ini langganan banjir dibanding daerah-daerah lain,” terang Subono.

Menurutnya penanganan banjir ini menjadi hal yang utama dilakukan pemerintah mengingat kejadian banjir selalu menimbulkan masalah lain, seperti terjadinya sedimentasi kembali dan penumpukan sampah. Nah dari aktivitas kerja bakti/bersih-bersih massal ini, Subono berharap dapat terus diprogramkan secara teratur. Karena selain untuk kebersihan lingkungan, juga menjadi ajang silaturahmi antar masyararakat dengan pemerintah. “Selain itu juga usaha untuk menanamkan budaya cinta kebersihan,” ujarnya.

Untuk wilayah yang menjadi fokus pada kegiatan bersih-bersih massal selanjutnya, Subono mengungkapkan akan dipertimbangkan terlebih dahulu. “Kita akan rapat koordinasi dulu dengan instansi lainnya, daerah mana saja yang menjadi fokus utama untuk kerja bakti atau aksi bersih-bersih masal selanjutnya. Nanti akan dipertimbangkan, kalau seandainya di sini (Sebengkok) masih memerlukan, kita lanjutnya,” imbuhnya. (ndy/jnu/ash)

Sumber : radartarakan (26 September 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com