Rabu, 21 September 2011

Sepekan Stok Semen di Semua Distributor Kosong

. Rabu, 21 September 2011

Kesulitan Pengangkutan ke Tarakan Jadi Sebab

TARAKAN - Bahan bangunan khususnya semen di semua agen atau distributor di Kota Tarakan sepekan terakhir hingga hari ini mengalami kekosongan stok.

Demikian hal tersebut diungkapkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Tarakan usai memantau stok semen di seluruh distributor semen di Tarakan kemarin (21/9)

Kepala Seksi Perlindungan Konsumen, Muhammad Romli kepada Radar Tarakan mengatakan, berdasarkan pantauannya itu dari pihak agen menyatakan kekosongan tersebut terjadi sejak sepekan terakhir.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kekosongan stok semen di pihak distributor itu, salah satunya karena sulitnya transportasi untuk mengangkut semen ke Tarakan. “Selain itu, beberapa distributor juga menyatakan kekosongan tersebut dipicu adanya kendala maintenance serta terjadinya overfull di salah satu produksi semen,” katanya.

Namun, kata Romli, kekosongan semen ini hanya terjadi di pihak distributor selaku agen tapi tidak di sejumlah toko material bangunan yang menjual semen. “Kalau di toko-toko masih ada, tapi jumlahnya tidak banyak. Untuk itu kita harapkan para distributor segera menyediakan stok semen secepatnya mengingat pembangunan proyek akan berjalan,” harap pejabat Disperindagkop dan UMKM Tarakan itu. Dari empat distributor semen di Tarakan menurut data di Disperindagkop yaitu semen Tonasa, Gresik, Tiga Roda, dan Bosowa.

Romli menambahkan, masalah transportasi yang saat ini menjadi kendala para distributor semen tersebut kebanyakan kapal muatan dari Tarakan yang awalnya membawa semen itu belum memiliki barang muatan untuk kembali ke kota asalnya.

“Mereka (kapal muatan barang, Red.) waktu datang membawa barang, pulang juga harus ada yang dibawa agar tidak rugi diongkos transportasi, tapi sampai hari ini mereka masih menunggu barang-barang apa yang akan dibawa. Ini juga salah faktor lainnya,” katanya.

Untuk itu, dalam waktu pihaknya akan memanggil pihak distributor untuk menyelesaikan persoalan tersebut sehingga proses pembangunan di kota ini tidak terhambat. “Mengenai kapal, kita akan koordinasikan dengan pihak terkait serta menindaklanjuti ke provinsi agar hal ini dapat selesai segera,” ucap Muhammad Romli kepada wartawan koran ini.

Ditegaskan Romli, kekosongan semen di Tarakan sepekan ini bukan berarti terjadi penimbunan kendati terjadi kenaikan harga untuk semua merek kebutuhan pokok bangunan itu.

Sayid Hasan, staf Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UMKM Tarakan menambahkan, seiring kelangkaan harga semen mengalami kenaikan. “Seminggu sebelumnya harga semen berkisar Rp 57-58 ribu per sak, sekarang menjadi Rp 59 ribu hingga Rp60 ribu per sak untuk yang 50 kilogram,” sebutnya.

Menurut penuturan sejumlah distributor semen tersebut, kata Sayid Hasan, dalam beberapa minggu ke depan pihak distributor menyatakan persoalan kelangkaan itu akan dapat diselesaikan.

“Untuk semen Gresik rencananya akhir bulan ini kembali memasok sebanyak seribu sak, Tiga Roda sebanyak 30 ribu sak dalam tempo tiga hari ke depan, dan Bosowa di akhir bulan ini juga akan pasok sebanyak seribu ton,” pungkas Sayid Hasan mengutip pengakuan beberapa para distributor semen di Tarakan.(sur)

Sumber : radartarakan (22 September 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com