Kamis, 20 Oktober 2011

Rp 2,8 Miliar untuk DED Jembatan Tarakan-Pulau Sadau

. Kamis, 20 Oktober 2011

2012 Bisa Mulai Pemancangan

TARAKAN - Pembangunan jembatan dari Tarakan menuju Pulau Sadau yang selanjutnya diwacanakan akan menghubungkan ke Kabupaten Bulungan dengan Kota Tarakan saat ini telah memasuki proses penandatanganan Detail Engineering Design (DED) atau bestek gambar kerja detail.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tarakan Puji Utomo menyampaikan, rencana penandatangan kontrak penyusunan DED antara DPUTR Tarakan dengan pihak pemenang tender, yakni PT Lapi Ganesha Tama Consultik dari Bandung itu paling lambat akan dilakukan pada 24 Oktober atau akhir pekan ini.

“Dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,869.575.000 selama 8 delapan. Dengan panjang jembatan Tarakan-Pulau Sadau diperkirakan 1,1 kilometer,” sebut Puji Utomo saat ditemui Radar Tarakan di ruang kerjanya, Jumat (20/10) lalu.

Mengenai sumber dana untuk penyusunan DED proyek jembatan terpanjang di utara Kaltim ini merupakan sharing dari APBD 2011 Kota Tarakan dengan Provinsi Kaltim. Nominalnya meliputi Rp 1,9 miliar lebih dari bantuan keuangan Provinsi Kaltim dan Rp 900 juta lebih dari APBD Kota Tarakan.

“Masa DED-nya ini ditargetkan akan selesai pada pertengahan tahun 2012 nanti atau sesuai kontrak kerja. Artinya untuk kegiatan fisiknya seperti pemancangan akan dilakukan setelah DED-nya selesai,” kata mantan Kepala Bidang Pengairan DPUTR Tarakan ini menambahkan.

Pembangunan jembatan Tarakan-Pulau Sadau tersebut, lanjutnya, diproyeksikan dimulai dari sekitar wilayah PT Intraca Wood Industries bagian pesisir atau tepatnya di Kelurahan Juata Kerikil Kecamatan Tarakan Utara. Sementara konsep jembatan yang nantinya memiliki dua jalur itu menggunakan pondasi kaki seribu dengan kontruksi beton serta cable stay.

“Setelah dibangun ke Pulau Sadau, selanjutnya akan dibangun ke daratan Kabupaten Bulungan yang melewati beberapa pulau. Tapi kelanjutan itu nantinya perlu kerjasama antara Pemkot Tarakan, Pemkab Bulungan dan Provinsi Kaltim,” beber pria berkumis tipis ini.

Lebih jauh Puji mengharapkan, jembatan ini nantinya dapat dijadikan suatu koridor jalan nasional atau sekelas dengan jembatan-jembatan besar lainnya di Indonesia. Sebab, konstruksi jembatan ini juga mirip dengan jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura, Jawa Timur. “Sebagian besar tenaga ahlinya untuk pembangunan jembatan Tarakan-Pulau Sadau ini dari ITB dengan lebar jalan keseluruhannya 16 hingga 20 meter” cetus dia.

Selain itu, tambah Puji, di bawah jembatan ini nantinya akan dipasang instalasi air bersih dan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tarakan terutama masalah air dari Kabupaten Bulungan.

Sementara itu, untuk kondisi Pulau Sadau sendiri, lanjut Puji, nantinya akan dilakukan penataan sebagai kawasan Wisata Marina atau kawasan wisata laut. “Penyesuaian-penyesuaiannya nanti akan menjadi tanggung jawab pemerintah kota Tarakan terutama soal pemukimannya,” katanya.

Diwacanakan, setelah DED jembatan Tarakan-Pulau Sadau ini rampung, Pemkot Tarakan akan memaparkan kepada Provinsi Kaltim terkait langkah-langkah pembangunan selanjutnya yang dihadiri dari masing-masing kepala daerah atau instansi terkait se-utara Kaltim. (sur/ngh)

Sumber : radartarakan.co.id (21 Oktober 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com