TARAKAN - Walikota Tarakan Udin Hianggio memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan DPD Partai Golkar Kaltim kepada korban kebakaran di Beringin, Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan.
Bantuan yang diberikan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kaltim HM Mukmin Faisyal, Jumat (23/9/2011) siang dinilai sebagai kepedulian sosial kepada warga Tarakan.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan beliau (Mukmin), yang masih sempat mampir ke tempat ini. Saya kira apa yang diberikan sangat berarti buat korban kebakaran, dan kita berharap kepedulian lainnya juga bisa bertambah kepada saudara-saudara kita di sini," ujar Udin di sela-sela kunjungan ke lokasi kebakaran.
Data terakhir yang dihimpun tribunkaltim.co.id dari pihak Kelurahan, tercatat 81 rumah habis dilalap api. Jumlah ini merupakan rumah milik sendiri, bukan yang berstatus kontrakan. Sementara, 157 Kepala Keluarga (KK) dan 611 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Hingga Jumat (23/9/2011), warga tampak masih memadati lokasi sekitar kebakaran. Mereka, terlihat mengais-ngais sisa reruntuhan bangunan, sembari mencari barang milik mereka. (*)
Penulis : Syaiful Syafar
Editor : Sumarsono
Sumber : tribunnews (23 September 2011)
Redirect to TarakanBais
Jumat, 23 September 2011
Walikota Tarakan Sambut Baik Bantuan Golkar Kaltim
Golkar Kaltim Bantu Korban Kebakaran di Tarakan
TARAKAN – Bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah, terus mengalir hingga Jumat (23/9) siang. Kali ini bantuan datang dari keluarga besar DPD Partai Golkar Kaltim.
Dalam kunjungannya di Tarakan, Ketua DPD Golkar Kaltim yang juga Ketua DPRD Kaltim HM Mukmin Faisyal mengunjungi lokasi kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah tersebut. Satu persatu korban kebakaran disalaminya dan sempat berbincang dengan sejumlah tokoh masyarakat di lokasi tersebut.
Dalam lawatan singkatnya, Mukmin menyerahkan bantuan berupa 2 ton beras, 50 sak mie instant, gula, kopi, teh serta bahan makanan lainnya kepada korban. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Lurah Selumit Pantai Eddy.
Kepada wartawan ia mengatakan, kunjungannya di Tarakan tak lain untuk menggelar halal bihalal dengan kader Golkar sekaligus meninjau lokasi kebakaran.
“Ini hanya halal bihalal saja dengan teman-teman di Golkar, sekaligus wujud solidaritas kami kepada korban musibah kebakaran. Semoga bantuan yang diberikan cepat digunakan dan dimanfaatkan dengan baik oleh para korban sehingga bisa meringankan beban mereka,” terangnya. (*)
Penulis : Syaiful Syafar
Editor : Sumarsono
Sumber : tribunnews (23 September 2011)
Minggu, 11 September 2011
Pengurus Parpol Tidak Dibenarkan
Kemendagri Tekan Pemkot Segera Susun Perda Lembaga Kemasyarakatan
TARAKAN – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekan tiap kabupaten/kota di Indonesia yang belum menyusun dan menerbitkan peraturan daerah (Perda) tentang kelembagaan kemasyarakatan, untuk segera menunaikannya. Hal ini didasarkan pada telah terbit dan berlakunya, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 5 tahun 2007 tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan. Krusialnya, peraturan menteri tersebut berisi sejumlah perubahan pada penataan kelembagaan masyarakat yang diharapkan dapat segera diterapkan di seluruh daerah di Indonesia. Salahsatunya soal kelembagaan kemasyarakatan di tingkat Rukun Tetangga (RT), yang menetapkan bahwa penjabat ketua RT tidak dibenarkan dipilih dari seseorang yang tercatat sebagai pengurus atau anggota suatu partai politik (parpol).
“Sudah sejak tahun 2007, kami sosialisasikan ke sejumlah daerah, termasuk di Tarakan tapi hingga saat ini masih ada daerah yang belum menyusun dan menerbitkan (revisi) Perda Kelembagaan Kemasyarakatan dengan berpedoman pada Permendagri tersebut. Salahsatunya Kota Tarakan, tapi soal keseriusan untuk merevisi Perda tergantung kesungguhan daerah,” tandas Minarni Marbun, Staf Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kemendagri kepada Radar Tarakan, belum lama ini.
Dalam Perda tersebut, sangat diharapkan adanya penetapan status seseorang sebelum dicalonkan sebagai penjabat ketua kelembagaan kemasyarakatan, salahsatunya ketua RT. “Penjabat ketua RT misalnya, tidak dibenarkan lagi seseorang yang menjabat pengurus atau anggota parpol, hal ini demi kepentingan pemberdayaan masyarakat. Anggapannya, seorang yang terlibat dalam suatu parpol pastinya sudah sangat berdaya, sehingga tak perlu lagi diberdayakan. Dari itu, masyarakat lain yang ingin menyuarakan suaranya di masyarakatlah yang harus diberdayakan,” ujar Minarni. Masyarakat lain, dalam hal ini termasuk masyarakat yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS). “Kalau PNS ya dibenarkan, toh dia masih perlu diberdayakan dan memiliki kepentingan untuk menerima dan menyuarakan kepentingan masyarakat,” ungkap Minarni lagi.
Terkait penyusunan Perda kelembagaan kemasyarakatan, Minarni menyebutkan bahwa selain Permendagri No. 5/2007, sebagai juklak pelaksanaannya-daerah dapat berpegang pada Peraturan Pemerintah nomor 73/2005 yang juga mengatur tentang kelembagaan kemasyarakatan. “Soal isi dari Perda-nya sendiri, daerah lah yang memutuskan. Tapi, sangat diharapkan ada perevisian dengan mengacu pada aturan yang ada diatasnya, toh hirarki perundangannya memang demikian,” harap Minarni.
ATURAN PEMDES AKAN DIREVISI
Disebutkan Minarni selain adanya perubahan pada kelembagaan kemasyarakatan, pihaknya juga tengah menggodok rencana perubahan undang-undang (UU) tentang Desa. Sayang, rencana perubahan tersebut belum dapat disampaikan Minarni mengingat saat ini tengah dalam proses penyusunan perubahan dan pembicaraan di tingkat Kemendagri dan DPR RI.(ndy)
Sumber : radartarakan (12 September 2011)
Rabu, 15 April 2009
Suhardjo : “Pelaksanaan Pilpres Harus Lebih Baik”
Gedung Wisma Patra, - Pelaksanaan pemilu legislatif yang sudah berlangsung 9 April lalu, dinilai oleh banyak kalangan masih ada yang harus dibenahi. Untuk itu KPU Kota Tarakan (Borneo), Selasa (14/04) mengadakan Bimbingan Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Tetap (COKLIT DPT) Pemilihan Umum Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2009.
Wakil Walikota Tarakan (Borneo), Suhardjo Trianto yang hadir dan membuka secara resmi bimtek tersebut mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan upaya bersama dalam melahirkan SDM yang berkualitas dan professional terutama sebagai personel pendukung untuk suksesnya pelaksanaan Pemilu Tahun 2009 secara adil untuk demokratis.
Suhardjo mengingatkan kepada peserta yang hadir agar memahami aturan yang telah ditetapkan. “Bila kita memahami aturan dengan baik, maka pemutakhiran data pemilih dapat berjalan dengan tepat, akurat dan transparan,” Hardjo mengingatkan.
Untuk pelaksanaan Pemilu Presiden Dan Wakil Presiden yang akan berlangsung pada Juli 2009, Wawali Kota Tarakan (Borneo) mengharapkan pelaksanaannya lebih baik dan lancar daripada Pemilu Legislatif yang telah dilaksanakan.
Pada kesempatan lain, Kapolres Tarakan (Borneo), AKBP. Arief Prapto S. SH, S.IK, MM, mengatakan bahwa jajarannya siap memback-up dan menjaga keamanan selama berlangsungnya Pemilu 2009. Bila ada kekurangan ataupun hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan Pemilu legislatif yang baru saja dilaksanakan agar segera dievaluasi dan dibenahi.
“Saya harapkan peran serta dari anda semua termasuk masyarakat untuk meningkatkan dan menjaga suasana yang sudah kondusif,” pinta Arief. Kapolres juga memuji kesadaran dari masyarakat Tarakan (Borneo) dan komponen terkait dalam melaksanakan Pemilu Legislatif sehingga sampai sejauh ini situasi aman terkendali. DD – MR Humas & Informatika.
Sumber : Berita Kota Tarakan (Borneo) (15 April 2009)
Selasa, 10 Februari 2009
Pelantikan Udin-Suhardjo di Datu Adil
Sidang paripurna pelantikan dan serah terima jabatan Wali Kota Tarakan 2009-2014 dari Jusuf SK- Thamrin AD kepada H Udin Hianggio-Suhardjo akan dilaksanakan secara terbuka di Stadion Datu Adil, Senin (2/3) mendatang. Berbagai persiapan detail terkait seperti panggung, akomodasi dan transportasi tamu undangan hingga konsumsi tamu dan masyarakat terus dimatangkan.
Asisten I Bidang Pemerintahan Drs Nasib mengatakan, undangan akan disebar setelah perbaikan sedikit. Sebab jadwal pelantikan yang sebelumnya dimulai pukul 09.00 dimajukan menjadi pukul 08.00. Hal itu dimaksud agar tamu dan masyarakat bisa menyaksikan jalannya pelantikan dengan santai., tidak kepanasan.
Dia mengatakan, untuk tamu dari provinsi yang akan hadir Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Wakil Gubernur Farid Wadjdy beserta istri serta rombongan lain berjumlah 38 orang. Selain itu wali kota/bupati di seluruh Kaltim dan adanya tamu dari luar daerah. Salah satu tamu dari luar Kaltim yang akan datang adalah Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad.
"Tamu dari luar Tarakan diperkirakan berjumlah 200 orang dan jika digabung dengan tamu dari Tarakan yang akan diundang mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama maka jumlah undangan yang akan hadir sekitar 650 orang," ujar Nasib dalam rapat pembahasan pelantikan di ruang Imbaya, Selasa (10/2). Hadir dalam pertemuan Walikota Tarakan dr Jusuf SK beserta staf dan Walikota Tarakan terpilih H Udin Hianggio dan pasangannya Suhardjo.
Meskipun banyak tamu yang diundang, menurut Nasib terkait akomodasi dan transportasi tidak perlu dikhawatirkan. Sebab di Tarakan ada 33 hotel dan telah terbiasa melaksanakan kegiatan dengan jumlah peserta banyak seperti PON dan Sirnas Bulu Tangkis Wali Kota Tarakan Open beberapa waktu lalu.
Beberapa hotel yang disiapkan bagi tamu dan hampir 90 persen kamarnya telah dipesan di antaranya Swiss Belhotel, Tarakan Plaza, Padma, Makmur. Selain itu telah disiapkan hotel alternatif seperti Grand Taufik dan Bintang.
Usai pelantikan, lanjut Nasib sekitar 2-3 jam kemudian dilaksanakan pelantikan ibu-ibu PKK di gedung Wisma Patra yang jaraknya hanya beberapa meter dari stadion. Kegiatan berikutnya berupa acara ramah tamah yang dilaksanakan terbuka di lapangan parkir Pemkot Tarakan pada malam harinya. (drm)
Sumber : Tribun Kaltim (10 Februari 2009)
Gubernur Gorontalo Dijadwalkan Hadir Di Pelantikan Wali Kota Tarakan Terpilih
Berbagai persiapan terus dilakukan Pemkot Tarakan guna menggelar hajatan besar, yaitu pelantikan Wali Kota Tarakan terpilih periode 2009-2013. Sesuai rencana, pelantikan H Udin Hianggio dan Suhardjo akan dilangsungkan di Stadion Datu Adil, pada Senin (2/3), tepat pukul 08.00 Wita.
Beberapa tamu VVIP dijadwalkan akan hadir pada acara pelantikan ini, di antaranya Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan rombongan pejabat Provinsi Kaltim sebanyak 38 orang. Bahkan, Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad juga dijadwalkan hadir.
Para tamu ini rencananya akan diinapkan di beberapa hotel yang disiapkan Pemkot Tarakan, di antaranya Swissbel Hotel, Tarakan Plaza, Hotel Padma dan Hotel Makmur. “Namun kalau tidak cukup, Hotel Bahtera dan Grand Taufik juga siap,” kata Nasib, Asisten 1 Pemerintahan Pemkot Tarakan di sela-sela rapat persiapan, kemarin. Khusus untuk momen lima tahunan ini, Nasib mengaku hotel-hotel tersebut, 90 persen kamar yang tersedia siap ditempati.
Usai pelantikan wali kota dan wakilnya di Stadion Datu Adil, selang beberapa menit kemudian acara dilanjutkan dengan pelantikan Ketua PKK Kota Tarakan yang baru di Gedung Wisma Patra yang hanya berjarak beberapa meter saja dari stadion.
Usai rapat di ruang Kenawai kemarin, Wali Kota Tarakan dr H Jusuf SK bersama H Udin Hianggio, Suhardjo dan beberapa pejabat teknis langsung menuju stadion untuk merancang persiapan teknis di lapangan.
Di stadion, beberapa konsep yang ditawarkan panitia pelaksana sempat diubah oleh Jusuf SK. Termasuk desain panggung dan denah kursi tamu VIP dan pejabat. “Jangan ada kesan terlalu mewah dan berlebihan,” ketus Jusuf.
Namun ditanya soal anggaran, Jusuf SK mengaku tidak tahu sama sekali jumlahnya. “Silakan tanya ke sekda ya, saya tidak tahu,” ujar Jusuf singkat.
Secara terpisah, calon Wali Kota yang akan dilantik, H Udin Hianggio mengaku tidak ada pembatasan kepada warga Tarakan yang ingin menyaksikan sidang paripurna istimewa ini.
Bahkan, kata Udin, 10 ribu orang yang akan hadir pun masih bisa tertampung di Stadion Datu Adil.
Ditanya apakah Udin mengundang sejumlah kerabat atau tamu khusus, dia mengaku tidak ada. “Tidak ada undangan khusus, undangan umum ajalah,” ucapnya.
Namun demikian, Gubernur Gorontalo tetap dijadwalkan hadir. Dan untuk diketahui, H Udin Hianggio juga berasal dari Gorontalo. “Itukan temannya pak wali (Gubernur Gorontalo). Tapi kebetulan saja satu daerah dengan saya,” jawabnya sambil tersenyum kecil.
Ditanya apakah Ketua Umum Golkar, Jusuf Kalla akan hadir pada pelantikan ini, Udin mengaku belum tahu. “Belum tahu saya, tapi nanti saya akan menghubungi DPP Golkar dan sekaligus kita undang,” pungkasnya.
Beberapa informasi yang diperoleh wartawan koran ini, pada hari pelantikan tersebut, panitia akan menggelar makan makanan tradisional khas masakan nusantara, di luar halaman stadion untuk seluruh masyarakat Tarakan. Selain itu, panitia juga telah men-setting panggung dengan luas 15x30 meter untuk tamu VVIP dan tempat pelantikan. Bahkan digadang-gadang, akan mendatangkan artis ibukota.
Senin (2/3) malam usai pelantikan, langsung akan digelar malam pisah sambut sekaligus ramah tamah, wali kota dan wakilnya yang baru dengan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat di kompleks perkantoran Pemkot Tarakan. (ddq)
Sumber : Radar Tarakan (11 Februari 2009)
Kamis, 23 Oktober 2008
Rakyat Tarakan Tetap Memilih Yang Ada Dihati
Sumber : DeskPilwali.TarakanKota.Go.Id
Walaupun ada yang sempurna (5), walaupun ada yang bagus (4), walaupun ada yang merdeka (1), walaupun ada yang bersajarah (2) tetapi rakyat tarakan tetap memilih yang ada dihati (3). Angka ganjil (13) merupakan angka keberuntungan di tahun 2008, terutama angka 1 dan 3. Pada pilgub putaran pertama angka 1 dan 3 menang dan maju ke pilgub putaran kedua. Begitu pilgub kaltim kedua dilaksanakan dan bersamaan dengan pilwali tarakan, hasil sementara menunjukkan angka 1 di pilgub dan angka 3 di pilwali menjadi pemenang yang dipilih oleh rakyat. Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Tarakan dan Kaltim. Selamat buat angka 13 pemenang mutlak di tahun 2008.
Berikut berita dari Radar Tarakan yang sehubungan dengan PILWALI :
UDIN SEMENTARA MEMIMPIN
Jumat, 24 Oktober 2008. TARAKAN – Dari perolehan sementara yang berhasil direkap di TPS dan kelurahan, pasangan Udin Hianggio-Suhardjo Trianto (Di Hati) memimpin perolehan suara di pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tarakan. Hingga tadi malam, Udin Hianggio-Suhardjo T sementara memperoleh sekitar 37 persen suara (28.984), disusul oleh pasangan Anang Dachlan Djauhari-Jumain (Adjum) dengan 25 persen suara (19.166).
Di posisi ketiga ditempati pasangan Ibrahim-Agus Wahono (Bagus) dengan 21 persen perolehan suara (16.096), disusul oleh pasangan calon independen, Andi Lolo-Zainal Arifin (Adil Arif) dengan perolehan sekitar 12 persen suara (9.101) dan terakhir pasangan Samson Djakaria-Rakhmat Majid dengan perolehan sekitar 5 persen suara (3.476).
Atas hasil ini, Udin tak mau menyimpulkan terlalu cepat bahwa dirinya dan Suhardjo yang bakal memimpin Tarakan lima tahun ke depan. “Tak bisa disimpulkan terlalu cepat. Ini masih dini, untuk itu kami serahkan sepenuhnya kepada KPUD untuk menyelesaikan perhitungan. Yang jelas ini pilihan masyarakat atas kehendak Allah,” kata Udin kepada Radar Tarakan.
Meskipun demikian, ia yakin bahwa pilwali pertama di Tarakan ini hanya berjalan satu putaran.
Sementara itu pasangan Udin, Suhardjo juga yakin bahwa tidak akan ada lagi putaran kedua. “Dengan melihat hasil sementara ini kami cenderung memandang bahwa tidak ada lagi putaran kedua.
Tapi kami serahkan sepenuhnya kepada KPUD untuk menghitungnya secara cermat lagi,” kata Suhardjo.
Sementara itu, menanggapi hasil perhitungan suara sementara di tingkat TPS, Ketua Tim Sukses Anang Dachlan Djauhari-Jumain (Adjum), M Yahya HT SH menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil final dari KPUD Tarakan.
“Tapi apapun hasilnya nanti, kami siap menerimanya. Artinya apa, jika kita siap bertanding, tentunya siap bersanding. Tadi saya juga lama berbicara dengan Pak Anang, dan beliau tidak ada pesan untuk melakukan proses dan hal-hal lainnya yang tidak normatif,” kata Yahya dihubungi melalui telepon selulernya tadi malam.
Secara terpisah, ketua tim sukses Ibrahim-Agus (Bagus) H Agus L, secara tak langsung mengakui pihaknya sudah menerima hasil penghitungan suara. “Ini kenyataan yang harus diterima. Inilah pilihan masyarakat Tarakan, yang membuktikannya dengan menentukan pilihan sesuai hati nurani. Kita berlapang dada, kita harus ikhlas menyikapi hasil ini,” tutur H Agus tadi malam. Lebih jauh ia mengimbau agar semua pihak bersama-sama menjaga kondusifitas kota Tarakan. “Agar tak terjadi apa-apa pasca penghitungan suara,” lanjutnya.
VERSI INTERNAL
Sementara itu, berdasarkan dari pusat tabulasi data yang dilakukan oleh tim sukses pasangan Udin-Hardjo, pasangan ini memperoleh 39 persen suara dari 232 TPS yang masuk ke tim ini. Sementara pasangan lainnya, dimana Andi Lolo-Zainal Arifin mencapai 11 persen, Samson-Rakhmat Majid 4 persen, Ibrahim-Agus 21 persen dan Anang-Jumain 26 persen.
“Dari 232 TPS yang equivalen sudah 90 persen ini, kami tidak lagi menghitung 10 persennya lagi. Ini karena sudah tidak mempengaruhi perolehan suara yang ada. Karena meski 10 persen ini diberikan kepada saingan terdekatnya tetap tidak terkejar. Tapi real countnya dari 10 persen TPS itukan tidak begitu, tetap suara didistribusikan kepada lima pasangan calon,” beber juru bicara tim pasangan calon Udin-Hardjo yang menangani real count ini, TA Prabowo.
Namun demikian, tim sukses pasangan calon Udin-Hardjo ini mengatakan bahwa data tabulasi ini bersifat internal timnya. “Kami tetap mengacu dan menyerahkan sepenuhnya perhitungan ini kepada KPUD sebagai penyelenggara Pilwali Tarakan,” kata Prabowo. (ash/ris)
Entri Populer
-
TARAKAN - Pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar Lanud Tarakan, Kamis (5/5/2011) tak hanya diikuti masyarakat Tarakan, Wakil Waliko...
-
TARAKAN - Sudah lima hari ini di belakang mobil dinas Walikota Tarakan Udin Hianggio terdapat sebuah tabung gas berukuran sedang. Usut puny...
-
TARAKAN –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan berencana bakal menambah jumlah kursi anggota legislatif pada pemilihan umum di 2014 men...
-
TARAKAN Borneo - Tarakan arrival of special guests from Vietman. The group numbering 22 people are intentionally into this city to learn a...
-
TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan masih kesulitan mengatasi pengangguran khususnya pengangguran terbuka yang setiap tahun cenderung meningk...
-
TARAKAN - Meskipun saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, masih menyusun draft rancang peraturan daerah (Raperda) tentang sarang burung...
-
TARAKAN - Sejumlah tokoh masyarakat yang mewakili korban kerusuhan di Tarakan, mendatangi kantor Walikota Tarakan, Selasa (9/8/2011). Merek...
-
TARAKAN - Meskipun saat ini kepengurusan KONI Kota Tarakan mengalami konflik, namun ini tidak mempengaruhi pemberian bonus kepada atlet yan...
