Tarakan,- Pameran Tarakan Internasional Expo (TIE) 2011 yang diselenggarakan oleh Dinas Perindagkop & UKM mulai 6 s/d 10 Oktober 2011 diikuti oleh peserta dari negara tetangga.
Peresmian yang dibuka lansung oleh Wali Kota Tarakan, H. Udin Hianggio di gelar di stadion Indoor Telaga Keramat Kota Tarakan. Dalam sambutannya H. Udin Hinggio mengaku bangga terhadap Expo tahun ini, karna Tarakan telah berani bermain di pasar Internasional.
“Ini sangat positif, karena kita telah berani memperkenalkan produk ke negara tetangga,” Tuturnya.
Melihat antusiasnya masyarakat mengikuti pameran, Walikota Tarakan mengatakan harus dipirkan untuk mempersiapkan gedung khusus yang representatif khusus expo di Tarakan untuk tahun-tahun mendatang.
“Jika memang sudah ada perencanaannya, maka harus dipesiapkan anggarannya,” Jelasnya
Dalam Expo tahun ini terdapat beberapa Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berada di Tarakan dan hasil batik Kota Tarakan menjadi pusat perhatian pengujung. Expo ini dibuka untuk umum.
TT – DD, Diskominfo Tarakan
Sumber : tarakankota.go.id (7 Oktober 2011)
Redirect to TarakanBais
Minggu, 09 Oktober 2011
Walikota : Tarakan Perlu Gedung Khusus Untuk Expo
WaliKota: Saya Tidak Akan Mundur!
Kasus Surat Kaleng Anggap Pembusukan Karakter
TARAKAN - WaliKota Tarakan H.Udin Hianggio mulai menanggapi surat kaleng yang belakangan ini beredar di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Namun demikian, walikota tidak terlalu ambil pusing dengan surat kaleng tersebut. Bahkan dirinya hanya tertawa kecil ketika ditanya soal ini.
”Heemmm.. Kalau saya katakan ketawa juga tidak. Saya katakan ini orang yang kalah perang dan mereka bagian dari masa lalu. Mudah-mudahan mereka sadar dan biar masyarakat yang menilai,” kata Udin Hianggio santai.
Menurutnya, tindakan dengan menyebarkan surat kaleng kepada kalangan pendidikan, seperti mahasiswa dan kepala-kepala sekolah tersebut adalah sebuah tindakan yang tujuannya tidak baik. ”Niatnya sudah tidak benar, kalau memang mau mengkritisi saya monggo, silahkan datang kepada saya. Kita diskusi,” ajaknya.
Walikota sendiri mengaku sudah melihat dan mengetahui maksud dari surat kaleng tersebut, yang pada intinya menilai walikota sekarang tidak bisa bekerja dan kinerjanya sangat jelek. ”Dan itu sudah diungkap sejak awal kepemimpinan saya, saat masih baru beberapa bulan duduk sebagai walikota,” ujarnya.
Meski begitu, walikota sendiri tidak merasa sakit hati dan berencana balas dendam meskipun secara pribadi dirinya sudah mengetahui siapa orang dibalik surat kaleng tersebut. ”Saya takut untuk mendahului Tuhan (mengungkapkan pelakunya,Red.), tapi gambarannya ada,” tandasnya.
Dirinya pun berani mengungkapkan bahwa surat kaleng yang beredar minggu ini ada keterkaitannya dengan facebook akun Tarakan Ku yang juga berisi hujatan terhadap kinerja walikota. Termasuk juga masih ada kaitannya dengan surat kaleng pertama yang beredar tahun lalu.”Mereka tidak sadar kalau mereka salah menggunakan tim untuk mengkaji ini,” ungkapnya.
Walikota juga memastikan sikap yang dilakukan sangat tidak baik. ”Saya hanya berdoa mudah-mudahan mereka diberi petunjuk,” ujarnya.
Meski telah dihujat, pihaknya tidak ada rencana untuk melaporkan surat kaleng ini kepada pihak kepolisian seperti kasus facebook lalu. Pasalnya untuk mengungkap data dan fakta hukumnya menurut walikota agak sulit untuk dibuktikan. ”Firasat saya mengatakan saya sudah tahu siapa orangnya,” celetuknya.
Apakah oknum tersebut lawan politik? ”Bisa juga lawan politik bisa juga orang yang haus kekuasan,” jawabnya.
Dirinya tidak membantah jika cara-cara yang dilakukan seperti ini adalah bagian dari cara-cara politik untuk menjatuhkan seseorang, dalam hal ini pemerintah kepemimpinan Udin Hianggio.
Meski banyak desakan dan kritikan melalui surat kaleng dan facebook, walikota mengaku tidak kapok. Bahkan pihaknya dengan tegas mengatakan tidak akan mundur dari walikota hanya karena hal-hal seperti ini. ”Saya tidak akan mundur, justru ini akan menjadi tantangan buat saya. Saya akan jawab dengan fakta, masyarakat akan menilai, mahasiswa juga bukan orang yang gampah terprovokasi dengan isu seperti ini,” jelasnya.
Untuk itu, walikota meminta kepada siapa saja yang ingin mengkritisinya untuk menyampaikan secara baik-baik, duduk satu meja. ”Mari kita duduk bersama, kita diskusi,” ajaknya.
Disinggung soal besarnya anggaran yang dikeluarkan pemerintah kota untuk membangun jembatan Bulungan Tarakan yang juga disoal dalam surat kaleng tersebut, menurut walikota dirinya hanya mencetuskan untuk cikal bakal, lantaran di pulau Sadau tersebut ada warga Tarakan yang juga berhak menerima pembangunan.”Saya bukan orang gila yang menghabiskan anggaran dan tidak memikirkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.(ddq/lhl)
Sumber : kaltimpost (9 Oktober 2011)
Jumat, 07 Oktober 2011
Walikota Bantah Sudah Tahu Pelakunya
TARAKAN - Walikota Tarakan Udin Hianggio membantah bahwa dirinya telah mengetahui siapa oknum yang mengoperasikan akun Facebook, Tarakan Ku beberapa waktu lalu.
Memang sempat beredar kabar bahwa oknum pelaku yang mengoperasikan akun facebook Tarakan Ku tersebut telah diketahui oleh sejumlah pihak, terutama dari kalangan internal di pemerintah kota. Namun sayangnya, beberapa pihak yang dikonfirmasi Radar Tarakan enggan untuk membeberkan pelakunya.
Termasuk walikota Tarakan, membantah jika dirinya dikatakan sudah mengetahui siapa pelakunya. “Sebelum Facebooknya ditutup, setahu saya dia memang sempat minta maaf (melalui status), tapi orangnya saya tidak tahu,” kata Udin Hianggio.
Soal adanya keterlibatan oknum di internal pemerintah kota, Udin juga membantahnya. “Kalau yang belum pasti jangan.. kalau katanya-katanya itu tidak bisa dipercaya,” jawab Udin.
Untuk kasus akun Tarakan Ku ini, pihaknya menyerahkan seluruh proses melalui jalur hukum di Kepolisian Resor Tarakan. “Proses hukumnya masih berjalan di polres, tunggu saja hasilnya,” kata Udin.
Seperti diberitakan, Walikota Tarakan sudah melaporkan akun facebook “Tarakan Ku” sejak bulan lalu atas tuduhan terhadap pencemaran nama baik.
Menurutnya, langkah tegas yang dilakukan pemerintah kota ini adalah sebagai bentuk efek jera terhadap fitnah-fitnah yang dilontarkan oleh oknum di akun facebook tersebut. “Ini bentuk pembusukan-pembusukan yang mereka lakukan. Misalnya soal calon ketua Golkar. Golkar itu bukan sembarang mengusulkan orang untuk calon 2014. Ini masih terlalu jauh dan kami tetap mengacu kepada aturan yang sudah ada protabnya dari partai. Yaitu untuk menentukan calon tetap melalui konvensi dan konvensi ini melalui survey. Jadi tidak benar beredar isu bahwa saya mendukung salah satu orang,” beber Udin.
Dia menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada polres Tarakan. Dan walikota pun meyakini dengan kecanggihan teknologi yang ada sekarang, semua bentuk kejahatan bisa saja terlacak. “Yang terpenting pelaku dan otaknya karena otaknya ini menginginkan pemerintahan kacau,” tegasnya.
Soal motif, dirinya pun enggan untuk menuduh macam-macam. “Yang jelas ini pencemaran nama baik,” tegasnya.
Kepada media, dirinya mengaku siap untuk dikritisi siapa saja. Namun tentunya dengan cara yang benar bukan dengan cara yang tidak sportif seperti ini. “Saya terbuka, kalau mau datang silakan ke kantor saya. Sampaikan kritikan langsung kepada saya dengan cara yang santun,” sarannya.(ddq)
Sumber : radartarakan (7 Oktober 2011)
Walikota Sambut Baik Gedung Pameran di Tarakan
TARAKAN - Walikota Tarakan Udin Hianggio menyambut baik gagasan pembangunan gedung pameran yang permanen dan representatif di Tarakan.
Hal ini dikemukakannya kepada wartawan, usai membuka acara Tarakan International Expo (TIE) 2011, Kamis (6/10/2011) siang di Stadion Tennis Indoor Telaga Keramat.
Udin menilai, realisasi gedung pameran di Tarakan menjadi kebutuhan mendesak untuk mendongkrak perekonomian warga Tarakan. Hanya saja, Ketua DPD Partai Golkar Tarakan ini menekankan, harus ada perencanaan yang matang sehingga agenda tersebut bisa diwujudkan di APBD Tarakan 2012.
"Barangkali perencanaannya harus ada. Kalau memang sudah ada perencanaannya, kita tidak mengalami kesulitan untuk penganggaran di APBD. Nah, kalau itu tidak ada maka dia memerlukan waktu yang panjang, sehingga akhirnya tidak bisa kita realisasikan," katanya. (*)
Penulis : Syaiful Syafar
Editor : Adhinata Kusuma
Sumber : Tribun Kaltim
Sumber : tribunnews ( 6 Oktober 2011)
Kamis, 06 Oktober 2011
Tarakan International Expo Dibuka Walikota
Pembukaan TIE 2011 ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPRD Tarakan Effendi Djufrianto yang disaksikan Walikota Tarakan Udin Hianggio dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) Tarakan Aleksandra.
Sayangnya, event TIE 2011 kali ini hanya dihadiri satu peserta asing yaitu dari Tawau Malaysia. Selebihnya dihadiri peserta dari berbagai daerah di wilayah utara Kaltim dan penjuru nusantara lainnya.
Dalam sambutannya, Walikota Udin Hianggio berharap, kegiatan TIE di tahun-tahun mendatang bisa lebih maksimal dari tahun ini.
"Tentu kita harapkan kata-kata international itu betul-betul bisa kita wujudkan di tahun yang akan mendatang. Dan mudah-mudahan kota Tarakan kedepan bisa jadi sentra perekonomian di wilayah utara Kaltim," ujarnya.
Event TIE 2011 digelar selama 5 hari, terhitung 6-10 Oktober 2011 dan menyediakan sedikitnya 60 stan yang memamerkan produk UMKM, hasil pertanian, kuliner dan lainnnya.
Penulis : Syaiful Syafar
Editor : Fransina
Sumber : tribunnews (6 Oktober 2011) Klik disini untuk melanjutkan »»
Selasa, 24 Mei 2011
Walikota Tarakan : Banyak Orang Pintar, Tapi Sedikit Berakhlak Mulia
Dalam sambutannya Walikota Tarakan mengatakan bahwa PKK Kota Tarakan sampai dengan saat ini telah menunjukkan berbagai prestasi, dan hal tersebut berimbas dapat meningkatkan kinerja dan membangun keluarga yang sehat dan sejahtera.
Walikota juga mengatakan bahwa PKK Kota Tarakan dapat menjadi ujung tombak bagi masyarakat dan bisa menjadikan masyarakat yang berahklak dan bermoral mulia. Saat ini dikalangan masyarakat sangat banyak orang pintar, namun menurut Udin sangat sedikit orang yang berakhlak mulia.
“Mari programkan hal-hal yang positif untuk membangun masyarakat yang sejahtera, memiliki Ahklak dan bermoral,” tutunya.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Tarakan H. Udin Hianggio, dan ditandai pemukulan gong oleh Sekretaris PKK Pusat, Rahmawati, didampingi Ibu Hj. Zulaeha udin Hianggio selaku Ketua TP PKK.
HT – DD, Diskominfo Kota Tarakan
Sumber : tarakankota (20 Mei 2011) Klik disini untuk melanjutkan »»
Kamis, 19 Mei 2011
Walikota Tarakan pun Ikut Nonton Pesawat Sukhoi
TARAKAN - Kehadiran pesawat Sukhoi, Hercules, dan helikpoter Puma di Bandara Juwata Tarakan, Kamis (19/5/2011) menarik perhatian Walikota Tarakan Udin Hianggio dan Wakil Walikota Suhardjo Trianto.
Mereka ini pun menonton dari dekat pesawat Sukhoi dan foto bareng bersama pejabat Muspida yang hadir berserta kru pilot pesawat tempur Sukhoi. Bahkan Udin menyempatkan dirinya naik ke dalam kokpit pesawat Sukhoi.
Tak hanya itu moment kehadiran pesawat dan helikopter milik TNI AU, juga dimanfaatkan Komunitas Pencinta Senifoto Tarakan. Sebanyak 10 dan anggota komunitas ini beramai-ramai memotret pesawat Sukhoi, Hercules dan helikpoter Puma yang ada di bandara.
Ketua Komunitas Pecinta Senifoto Tarakan, Alan mengaku, mereka hunting untuk foto, karena kebetulan mendapatkan kesempatan dari Lanud Tarakan untuk mengabdikan moment tersebut. (*)
Penulis : Junisah
Editor : Sumarsono
Sumber : kaltim.tribunnews (18 Mei 2011)
Walikota Tarakan: Minimal Kelulusan Siswa Dapat Dipertahankan
TARAKAN - Walikota Tarakan Udin Hianggio menyambut baik prosentase kelulusan siswa tingkat SMA/MA/SMK Kota Tarakanyang tahun ini mencapai 98,38 persen.
Pasalnya dari 2002 siswa yang ikut UN, sebanyak 1.970 siswa lulus dan, 32 siswa tidak lulus.
"Ini suatu prestasi yang cukup bagus. Setidaknya tahun ini prosentase kelulusannya jauh lebih baik, daripada dua tahun sebelumnya,"ucap Udin, Selasa (17/5/2011) yang ditemui Tribun di rumah dinasnya.
Orang nomor satu di Tarakan ini mengingatkan, meskipun tahun ini kelulusannya jauh lebih baik, tapi semua pihak, termasuk Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan, dan sekolah-sekolah jangan langsung berpuas diri dengan hasil yang dicapai tahun ini.
"Tidak boleh cepat berpuas diri. Tapi setidaknya untuk kedepan prosentase kelulusan dapat lebih ditingkatkan. Yah minimal apa yang telah dilakukan tahun ini dapat dipertahankan," ujarnya.
Penulis : Junisah
Editor : Adhinata Kusuma
Sumber : kaltim.tribunnews (17 Mei 2011)
Rabu, 11 Mei 2011
Walikota Tarakan Tak Akan Cabut Surat Edaran Pembatasan BBM
TARAKAN - Tuntutan dari pedagang bensin eceran agar Surat Edaran Walikota Tarakan tentang pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis premium dan solar dicabut, tidak akan pernah dipenuhi.
Walikota Tarakan Udin Hianggio menegaskan, tidak akan mencabut Surat Edaran Walikota tersebut. "Saya tidak akan mencabut surat edaran tersebut, sebab ini untuk kepentingan masyarakat. Coba lihat di SPBU dan APMS sejak ada surat edaran, antrean panjang kendaraan di SPBU dan APMS tidak ada lagi," ujarnya setibanya di Ruang VIP Room Bandara Juwata Tarakan, Rabu (11/5/2011) .
Menurut Udin, berbicara tentang mata pencaharian, semua orang pasti membutuhkannya. Namun hanya saja harus ada aturan yang tegas agar semua berjalan dengan tertib.
"Kita harus tegas, ini untuk kepentingan masyarakat juga. Setelah saya buat surat edaran ini banyak yang SMS ke saya, bahwa surat edaran itu membawa dampak positif.Artinya sudah tidak ada antrean panjang lagi, dan semua kendaraan pun mendapatkan premium dan solar di SPBU dan APMS," ujarnya.
Udin menyarankan, sebaiknya pedagang bensin eceran lebih baik menjual BBM non subdisi. "Kalau mau jualan yang nonsubsidi. Nanti saya fasilitasi dengan PT Pertamina. Bagaimanapun menjual BBM bersubsidi melanggara aturan," ucapnya.
Pembatasan pembelian BBM bagi kendaraan ini berdasarkan Surat Edaran Walikota Tarakan Udin Hianggio Nomor 510/670/DPPK& UMKM. Untuk kendaraan roda dua hanya Rp 15.000 premium perhari, roda empat 100.000 premium/solar perhari, dan truk Rp 150.000 solar perhari. (*)
Penulis : Junisah
Editor : Sumarsono
Sumber : kaltim.tribunnews (11 Mei 2011)
Selasa, 19 April 2011
Walikota Tarakan : Bukan Penghargaan Tujuan Utamanya
Dinas Peternakan & Tanam Pangan Kota Tarakan,- Kelompok Kerja (Pokja) Delgosea Project, Selasa (19/04) telah melakukan Lokakarya Capacity Development dalam rangka program Replikasi Terbaik (Best Practices) Kota Marikina-Philipina di Kota Tarakan.
Walikota Tarakan, H. Udin Hianggio yang hadir membuka acara tersebut mengatakan bahwa program Delgosea sangatlah penting untuk perkembangan kota saat ini.
“Masih banyak hal-hal yang harus dibenahi secara bersama, karena bukan penghargaan yang menjadi tujuannya, tapi bagaimana menyadarkan masyarakat tentang kebersihan yang sudah ada mulai dari anak didik kita,” tegasnya
Udin mengharapkan dari kegiatan ini bisa memberikan pemahaman yang positif dan berupaya memperbaiki kedisiplinan di Kota Tarakan dan ini menjadi tugas bersama semua element.
Direktur Eksekutif ADEKSI Joko Sustanto yang turut mendukung acara ini, mengatakan dalam Pokja Delgosea tersebut akan melahirkan suatu kawasan yang alami, serta terbebas dari segala sampah, atau biasa disebut dengan Low Carbon.
Joko juga berharap dengan adanya kegiatan lokakarya ini bisa mempercepat Kota Tarakan menuju The new Singapore yang dicita-citakan bersama. Lokakarya ini dilaksanakan selama 2 hari, mulai 19 s/d 20 April 2011.
HT – DD, Diskominfo Kota Tarakan.
Sumber : tarakankota.go.id (20 April 2011)
Senin, 18 April 2011
Walikota Tarakan Tinjau Pelajar di Lapas
TARAKAN - Saat Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA/SMKdi Kota Tarakan, Senin (18/4/2011), ada seorang pelajar berinisial SF yang mengikuti UN di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) II A di Kota Tarakan. Walikota Tarakan Udin Hianggio mengunjungi pelajar tersebut.
Pelajar SMA swasta ini mengikuti UN dengan memakai pakaian lapas berwarna biru dan bercelana pendek, serta memakai sandal jepit. Ia terlihat serius mengerjakan soal UN, dengan diawasi seorang pengawas ruangan kelas.
Kepala Lapas Priya Pratama menyatakan bersyukur anak tersebut diberikan kesempatan untuk mengikuti UN. Priya enggan menceritakan tentang kasus yang membawanya ke Lapas. "Maaf ya, saya tidak bisa cerita kasusnya. Yang penting kami senang Disdik Tarakan memberikan perhatian kepada anak ini untuk mengikuti UN," ujarnya.(*)
Penulis : Junisah
Editor : Fransina
Sumber : kaltim.tribunnews (18 April 2011)
Walikota Tarakan Kaget Temukan Pengawas dan Peserta UN Tertidur
TARAKAN - Walikota Tarakan Udin Hianggio melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Senin (18/4/2011). Saat memantau di SMA Negeri 1, walikota mendapati ada seorang pengawas ruangan kelas dan seorang peserta UN tertidur.
Spontan Udin meminta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan, Sudirman, untuk mengingatkan pengawas ruangan kelas dan peserta ujian tersebut agar tidak melakukan hal serupa pada hari-hari berikut pelaksanaan UN. "Saya kaget tadi melihat ada juga pengawas ruangan kelas yang tertidur. Yah mungkin saja lagi capek memikirkan pelaksanaan UN ini," ujarnya.
Tak hanya itu. Udin juga melihat ada peserta UN tertidur. "Ya, mungkin saja anak itu juga kelelahan. Saya sudah meminta kepala disdik untuk mengingatkan mereka," tambahnya.
Hari ini Walikota Tarakan meninjau pelaksanaan UN didampingi Sekretaris Kota (Sekkot) Badrun di beberapa sekolah di Kota Tarakan. Seperti, Madrasyah Aliyah Negeri (MAN), SMA Hang Tuah, dan SMK Negeri 1, dan SMA Negeri 1.(*)
Penulis : Junisah
Editor : Fransina
Sumber : kaltim.tribunnews (18 April 2011)
Jumat, 15 April 2011
Walikota Tarakan Minta Atlet Bersyukur
ilustrasi bersyukur
TARAKAN - Menanggapi kekecewaan atlet terhadap bonus yang diberikan, Walikota Tarakan, Udin Hianggio mengatakan, perasaannya sedih melihat atlet yang lebih memprioritaskan bonus daripada prestasi.
“Saya sedih, seharusnya atlit mensyukuri dengan bonus yang diberikan. Cobalah mental-mental seperti ini diubah. Kalau begini tujuan atlit meraih medali untuk materi, bukan untuk prestasi,” katanya, Jumat (15/4/2011) usai menyerahkan bonus kepada atlet di Ruang Serba Guna Pemkot Tarakan.
Udin mengaku, anggaran jumlah bonus ini pun disetujui oleh DPRD. “Jadi bukan hanya Pemkot Tarakan yang menyetujui, tapi juga DPRD. Saya harap atlit harus berubah ini semua. Jangan sampai karena jumlah bonus kecil, pindah ke daerah lain yang memberikan jumlah bonus yang banyak,” katanya.
Sementara itu, dalam Porprov IV di Bontang Tahun 2010, kontingen Kota Tarakan berhasil menduduki peringkat 7 dan membawa 339 orang yang terdiri dari atlit, pelatih dan official. Dari jumlah ini ada 36 cabor yang ikut, namun yang berhasil meraih medali 26 cabor, diantaranya wushu, dan sepak takraw.
Penulis : Junisah
Editor : Reza Rasyid Umar
Sumber : kaltim.tribunnews (15 April 2011)
Minggu, 10 April 2011
Walikota Tarakan Ancam Hentikan Tambang Galian C tanpa Izin
TARAKAN - Ternyata ada tambang galian C di Tarakan yang belum berizin. Pemkot Tarakan pun akan bereaksi dengan menindak tegas dengan memberikan sanksi kepada perusahaan yang belum memiliki izin dari Pemkot Tarakan.
“Kami akan tindak tegas dan memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak memiliki izin tambang galian C. Sanksi yang kita berikan menghentikan kegiatan galian C tersebut,” ucap Walikota Tarakan, Udin Hianggio.
Udin mengatakan, ia sebelumnya telah mengingatkan kepada pemilik perusahaan untuk mengurus izin tambang galian C, sebelum melakukan kegiatan tambang tersebut. “Kalau sudah ada izin barulah kegiatan ini dilakukan. Jangan tambang dulu baru mengurus izin. Tentu ini sudah tidak sesuai dengan aturan dan prosedur,” ujarnya.
Udin mengatakan, ia telah meminta kepada Satpol PP untuk melakukan penertiban terhadap kegiatan galian C yang tidak memiliki izin dari Pemkot Tarakan. “Saya sudah minta kepada Satpol PP untuk memberikan laporan hasil penertiban itu. Saya juga akan memberikan sanksi kalau memang kegiatan galian C itu tidak memiliki izin,” tegasnya.
Beberapa waktu lalu, Satpol PP bersama kepolisian melakukan penertiban kegiatan tambang galian C. Dalam penertiban ini ternyata ditemukan satu kegiatan galian C di Pasir Putih yang belum memiliki izin.
Kegiatan galian C tersebut, ternyata pernah didatangi oleh Walikota Tarakan Udin Hianggio bersama stafnya dan diminta untuk menghentikan kegiatan tersebut. Namun ternyata kegiatan itu masih saja dilakukan.
Penulis : Junisah
Editor : Mathias Masan Ola
Sumber : kaltim.tribunnews (10 April 2011)
Walikota dan Wawali Tarakan Mencoba Permainan Airsoftgun
TARAKAN - Perayaan HUT ke-65 TNI AU di Tarakan dimeriahkan dengan berbagai atraksi. Salah satunya demonstrasi permainan airisoftgun yang dilakukan oleh klub Target Airsoft Community Tarakan.
Demonstrasi ini ternyata sangat menarik perhatian tamu, tak terkecuali Walikota Tarakan Udin Hianggio dan Wakil Walikota (Wawali) Tarakan, Suhardjo Trianto, Dandim Letkol Arm Andi Kaharuddin, dan Kapolres Tarakan AKBP Dharu Siswanto.
Saat demonstrasi airsoftgun ini, walikota dan wawali Tarakan diminta untuk mencobanya. Walikota dan wawali pun akhirnya setuju dengan hanya menembak pada target yang telah disediakan. Saat menembak target tersebut, walikota dan wawali bisa membidiknya dan tepat sasaran.(*)
Penulis : Junisah
Editor : Fransina
Sumber : kaltim.tribunnews (10 April 2011)
Kamis, 31 Maret 2011
Walikota Tarakan : Biar Institusi POLRI Yang Memutuskan
Polres Tarakan,- Kelompok massa yang berjumlah ribuan orang melakukan aksi damai didepan Polres Tarakan, Kamis (31/03). Kelompok massa tersebut menuntut Kapolres Tarakan, AKBP. Drs. Dharu Siswanto, untuk mundur dari jabatannya.
Sementara itu Walikota Tarakan H. Udin Hianggio, menegaskan apresiasinya terhadap perhatian Polda Kalimantan Timur dalam mengahadapi masalah keamanan di Kota Tarakan.
Dalam himbauannya, Udin meminta kepada aparat untuk menindak tegas terhadap pelaku kekerasan dan pelanggaran hokum yang selama ini merisaukan masyarakat.
“Penegakan hukum harus tegas, kebenaran harus kita tegakan,” tegas Udin.
Terkait masalah permitaan masyarakat untuk mengganti Kapolres, Udin menyampaian bahwa Pemerintah sudah mengkomunikasikannya kepada Polda Kaltim dan menyerahkan keputusan pada intitusi tersebut.
“Aspirasi dari masyarakat sudah kami sampaikan ke Polda, dan kami tidak akan ikut campur terlalu jauh, biarlah Polda yang memutuskan” jelasnya.
Walikota Tarakan juga mengajak seluruh masyarakat Tarakan dan Media untuk dapat melihat dan berfikir jernih dan tidak teprovokasi terhadap isu-isu yang belum tentu kebenarannya.
ADR - TT - DD, Diskominfo Kota Tarakan
Sumber : tarakankota.go.id (1 April 2011)
Walikota Tarakan Serahkan Tuntutan Pendemo ke Kapolda Kaltim
TARAKAN - Menanggapi tuntutan yang dilakukan warga Tarakan agar Kapolres Tarakan AKBP Dharu Siswanto dicopot dari jabatannya, Walikota Tarakan Udin Hianggio menyerahkan sepenuhnya kepada Kapolda Kaltim.
"Kami serahkan saja kepada Kapolda Kaltim langkah-langkah yang harus dilakukan. Kami mendukung langkah yang diambil Kapolda Kaltim demi keamanan dan kenyamanan Kota Tarakan," ujarnya, Kamis (31/3/2011).
Udin mengaku, permasalahan ini terjadi karena tidak adanya ketegasan hukum, sehingga timbul ketidakpercayaan masyarakat terhadap Polres Tarakan . "Coba dari dulu ada ketegasan hukum. Tidak begini jadinya. Tapi kami tetap berterimakasih dengan kapolda yang begitu perhatian untuk menjaga keamanan kota Tarakan," katanya.(*)
Penulis : Junisah
Editor : Fransina
Sumber : tribunnews (31 Maret 2011)
Rabu, 05 Januari 2011
Walikota Tarakan Resmikan Masjid Jami Hidayatullah
TARAKAN - Walikota Tarakan Udin Hianggio meresmikan Masjid Jami Pondok Pesantren Hidayatullah di Karungan, Minggu (2/1/2011). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti pembangunan Masjid Jami.
Udin berharap dengan dibangunnya masjid Jami ini dapat mendukung kelancaran dan kegiatan pondok pesantren, salah satunya meningkatkan kelancaran dalam membaca alquran bagi putra- putri pondok pesantren Hidayatulah.
"Saya juga berharap di Pesantren Hidayatullah ini dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik agar nantinya dapat membawa nama Pemkot Tarakan ditingkat provinsi Kaltim. Sebab beberapa waktu lalu di ajang MTQ tingkat provinsi Kaltim kita sempat diurutan ke 12. Saya harap kedepannya peringkat di MTQ ini dapat diperbaiki," ujarnya.
Ketua Pembangunan Masjid Jami, Salman mengungkapkan, pembangunan masjid Jami yang berlantai II tersebut belum selesai 100 persen. Hingga saat ini pembangunannya baru selesai 70 persen dan masih kurang 30 persen lagi.
"Karena masih kurang 30 persen ini, kami berharap adanya bantuan lagi dari Pemkot Tarakan. Sebab saat ini Pemkot Tarakan sudah membantu sekitar 200 juta dari Rp 2 miliyar lebih dana yang kami anggarkan untuk pembangunan masjid ini," ucapnya. (*)
Sumber : tribunkaltim (2 Januari 2011)
Minggu, 14 November 2010
Walikota Tarakan Dapat Penghargaan dari Menteri Kesehatan
TARAKAN - Berkat kepedulian dalam bidang kesehatan, Walikota Tarakan, Udin Hianggio mendapatkan penghargaan Ksatria Bakti Husada dari Menteri Kesehatan RI Endang Rahayu Sedyaningsih, dalam peringatan Hari Kesehatan Nasonal (HKN) ke-46 di Gedung Kementerian Kesehatan, Jumat (12/11) malam kemarin.
Penghargaan Ksatria Bakti Husada diberikan kepada individu yang dengan sukarela telah menyumbangkan tenaga, pikiran dan pengetahuannya kepada masyarakat dalam mengembangkan program kesehatan.
Penerima penghargaan ini ada 19 orang. Diantaranya, Thaib Armaiyn (Gubernur Maluku Utara), Lukman Hakim (Walikota Metro), Ahmad Herywan (Gubernur Jawa Barat), Amran Nur (Walikota Sawahlunto), Riduan Effendi (Walikota Lubuk Linggao), Budiman Arifin (Bupati Bulungan) dan Udin Hianggio (Walikota Tarakan).
Udin Hianggio mengaku, bersyukur atas penghargaan yang diterimanya tersebut. "Saya bersyukur dapat penghargaan ini, sebab saya tidak tahu sebelumnya. Ini saja mendadak saya diinformasikan apabila mendapatkan penghargaan," katanya saat menghubungi Tribun. (*)
Sumber: TribunKaltim (14 November 2010) Borneo
Senin, 11 Oktober 2010
Walikota Tarakan : Sosialiasi Perdamaian Terus Berjalan
TARAKAN - Walikota Tarakan, Udin Hianggio mengatakan, sosialisasi kesepakatan damai terus dilakukan kepada warga Tarakan. Namun ia menolak menjelaskan akar bentrok antar warga yang terjadi akhir bulan September lalu.
"Sosialisasi kesepakatan damai masih terus berjalan. Wakapolda Kaltim jalan terus. Memang masih ada perbedaan-perbedaan tetapi saya rasa kita sudah sepakat bahwa perdamiaan itu harus terwujud," ujarnya.
Ia mengatakan, bencana yang terjadi di Tarakan merupakan bagian dari bencana nasional yang juga terjadi di daerah lain. Bencana yang terjadi di Tarakan tidak seberapa jika dibandingkan di daerah lain. Seperti adanya penyerangan Markas Polsek.
"Bentrok dimana-mana terjadi. Bagaimana bencana-bencana nasional? Jadi apa keinginan pemerintah? Ini kita evaluasi semua termasuk kita, anda. Anda mungkin lebih tahu, jangan tanya sama saya. Kenapa bangsa ini begini karena rusak akhlak moral," katanya.
Ia juga enggan menjawab saat ditanya kaitan bentrok dengan kecemburuan sosial terkait distribusi sumber daya alam yang tidak merata.
"Kalau tanya ini kan memperkeruh masalah lagi. Upaya yang kita lakukan anggaran itu kan ada di DPR. Misalnya untuk pembangunan gedung kesenian, nanti juga kita akan tagih janji komisi III DPR untuk membantu Pemkot Tarakan termasuk kapal patroli. Nanti sama-sama kita ke Jakarta," katanya.


Sumber: TribunNews (11 Oktober 2010) Borneo
Entri Populer
-
Kegiatan Kantor Pengolahan Data Kota Tarakan Berupa Pemasangan Koneksi Internet Di Tennis Indoor Telaga Keramat Tarakan Tempat Dilangsungka...
-
TARAKAN – Meski penerbangannya mengalami penundaan selama beberapa jam, namun sejumlah penumpang Sriwijaya Air di Bandara Juwata Tarakan me...
-
Type 55 Price USD 55 Million, 15-year Samapai Credit Tarakan Borneo - Tarakan City Government will conduct socialization to civil servants...
-
Lebih Dekat dengan Dokter Spesialis Jantung Dendi Wahyudi ITA RAHMAWATI - Stroke dan serangan jantung menjadi penyebab kematian tertinggi s...
-
Anaknya Tak Diterima, Ortu Mengeluh TARAKAN - Meski pendaftaran peserta didik baru (PPDB) sekolah dasar dan menengah negeri berakhir kemari...
-
TARAKAN - Puluhan anggota Polres Tarakan bersama-sama masyarakat mulai dari organisasi kepemudaan, seniman, dan Kepala Satuan Kerja Perangk...
-
Keep the Great Mosque of Purity, Peace Messages Tidung People WITH FIGURE Tidung. The author posing together with community leaders Tidung, ...
-
Pertemuan Angin Semakin Tinggi di Wilayah Utara TARAKAN – Sejak Minggu (3/7) malam, tinggi gelombang di perairan utara Kaltim dan hampir di...
-
TARAKAN Borneo - Thousands of people packed the Grand Mosque Muslim Tarakan Tarakan for Eid al-Adha prayers, yesterday morning (17/11). ...


