Redirect to TarakanBais

Jumat, 21 Desember 2007

Telah Tersedia T-Shirt KBT (Komunitas Blogger Tarakan) Borneo

. Jumat, 21 Desember 2007



Telah tersedia T-Shirt KBT (Komunitas Blogger Tarakan) dengan rincian sebagai berikut (stock ready) :

Size L = 4 pcs
Size M = 13 pcs


Harga per pcs Rp. 60.000,- (termasuk iuran anggota)
Kontak person = Nanang/Rizal (081545380577) atau ym id riz4175 Chat with Rizal : riz4175

Untuk permintaan Size XL tergantung pemesanan selanjutnya.

NB : Klik pada gambar untuk melihat lebih besar.
Designer : Ujang Awis Bah
Khusus postingan blog ini dapat di copy paste dengan bebas.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 13 November 2007

Tarakan Borneo Raih Penghargaan Kota Sehat

. Selasa, 13 November 2007

Kreativitas Pemerintah Kota Tarakan dalam berbagai aspek pembangunan kembali mendapatkan apreasiasi pemerintah pusat. Kali ini Kota Tarakan mendapatkan penghargaan Swasti Shaba, penghargaan sebagai salah satu kota sehat di Indonesia. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Dr dr Siti Fadhillah Supari, atas nama Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, kepada Walikota Tarakan dr Jusuf SK di ruang pertemuan Dr Leimena, Departemen Kesehatan, Jakarta, Selasa (13/11) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Tarakan dr Khaerul mengatakan ada 37 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat. Mereka dibagi dalam tiga kelas yaitu kabupaten/kota yang menerima penghargaan Wistara dimana mampu memenuhi 5-9 tatanan kesehatan yang ditentukan, penghargaan Wiwerda yang mampu memenuhi 3-4 empat tatatan dan penghargaan Padapa yang hanya mampu memenuhi 1-2 tatanan saja. "Tarakan mendapatkan penghargaan sebagai kota sehat Wiwerda bersama 12 kabupaten/kota lainnya," ujar Khaerul.

Dia mengatakan untuk bisa masuk menjadi kota sehat harus memenuhi tatanan kesehatan sesuai standar yang telah ditentukan yang meliputi diantaranya pemukiman sehat, hutan sehat, pangan dan gizi, perkantoran sehat, tertib lalu-lintas dan transportasi serta sehat mandiri. Indikator sehat mandiri yang menjadi penilaian di antaranya upaya dalam melakukan penanggulangan penyakt menular, pelaksanaan imunisasi, komitmen pemerintah dalam pembiayaan kesehatan dan penanganan warga miskin dalam bidang kesehatan dengan pemberian jaminan pengobatan secara gratis.

Khaerul mengatakan sebelum Tarakan dinyatakan sebagai kota sehat ada tim dari Depkes dan sektor terkait yang turun ke lapangan untuk melakukan penilaian. Mereka datang ke daerah Karang Anyar Pantai untuk melihat pengelolaan sampah secara swakelola salah satunya dengan pembuatan komposting, Desa Siaga di lokasi yang sama memberikan layanan kesehatan gratis kepada ibu dan anak. Selain itu mereka mendatangi Taman Oval, Markoni untuk melihat keindahan dan kebersihannya serta mendatangi beberapa rumah warga yang sebelumnya kumuh tetapi atas partisipasi bersama akhirnya menjadi bagus lewat program bedah rumah.

"Tim juga datang ke sekretariat untuk menanyakan berbagai program yang telah dilakukan pemerintah kota diantaranya program Askeskin yaitu pemberian layanan kesehatan gratis bagi warga miskin, upaya untuk mengurangi angka risiko kematian ibu dan anak dimana di Tarakan angkanya relatif lebih rendah dibandingkan angka nasional yang mencapai 240 jiwa per 1.000 kelahiran. Sementara di Tarakan dibawah angka 100 per 1.000 kelahiran," ujarnya.

Dia mengatakan keikutsertaan Tarakan merupakan yang pertama kali. Diharapkan dengan adanya penghargaan bisa ikut mendukung dan mengaplikasikan visi Depkes berupa Indonesia Sehat 2010 mendatang. Sebab sembilan tatanan yang telah ditentukan Depkes sebagai penilaian bersifat multi asfek. Dengan demikian jika 70 persen kabupaten/kota di seluruh Indonesia mampu memenuhi kriteria yang ditentukan maka program Indonesia sehat merupakan program yang bisa segera direalisasikan. (drm)

Sumber : TRIBUN KALTIM

Klik disini untuk melanjutkan »»

Senin, 22 Oktober 2007

Pertumbuhan Di Tarakan Borneo Spektakuler & Mungkin Tertinggi Di Indonesia

. Senin, 22 Oktober 2007

Tarakan,- Selepas melakukan konferensi pers kepada para wartawan media cetak dan elektronik diruang kerjanya (09/10),Walikota Tarakan dr. H Jusuf SK sempat berbincang kepada dua reporter dari tiga radio (red : RRI, Grass & Pas FM) yang hadir siang itu bahwa disisi lain kota Tarakan ini mempunyai khas tersendiri.

“Dapat dibayangkan 10.000 rata – rata pertumbuhan penduduk Tarakan, mungkin ini tertinggi seluruh Indonesia” ujar Jusuf.

Bahkan menurut Jusuf, Badan Pusat Statistik (BPS) Pusatpun kaget melihat pertumbuhan penduduk di Kota Tarakan yang begitu spektakuler. Dijelaskan Jusuf untuk pertumbuhan natural saja kurang lebih mencapai angka 3200 yang lahir dari penduduk Tarakan, sedangkan sisanya adalah migran dari berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Jawa Timur, NTT, NTB dan daerah lainnya yang ada di Indonesia.

Lebih lanjut Walikota Tarakan mengatakan, dengan melihat pertumbuhun penduduk yang begitu besar dan cepat, Pemkot Tarakan harus mempersiapkan atau mengantisipasi bagaimana menata jumlah kebutuhan penduduk yang begitu besar dan cepat, sehingga memerlukan infrastruktur dan kebutuhan – kebutuhan dasar masyarakat seperti sarana pelayanan kesehatan, sarana pendidikan, begitu juga suplai air bersih dan sebagainya.

Sebelum menutup pembicaraan, Jusuf menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat yang belum terlayani dan dia berjanji akan mengupayakannya bersama jajarannya. Dalam kesempatan tersebut, Jusuf SK atas nama Walikota Tarakan, unsur Muspida dan seluruh jajaran Pemerintah Kota mengucapkan Selamat Idul fitri 1 Syawal 1428 H, minal aidin wal fa`idzin, mohon maaf lahir dan bathin. (DD, Humas Dan Komunikasi)

Sumber : Pertumbuhan Di Tarakan Spektakuler & Mungkin Tertinggi Di Indonesia

Klik disini untuk melanjutkan »»

RSUD Tarakan Borneo Go Open Source Ke LINUX

.

Dalam menyukseskan program pemerintah tentang legalitas sistem operasi dan program aplikasi komputer, RSUD Tarakan telah mengadakan pelatihan bagi seluruh pegawai baik medis maupun non medis selama 1 bulan yang diselenggarakan oleh Instalasi PDE RSUD Tarakan. Pelatihan tersebut menggunakan Sistem Operasi Linux bervarian Ubuntu 7.04, beserta aplikasi perkantoranya (OpenOffice 2.2).

Dengan diadakannya pelatihan tersebut RSUD Tarakan siap ke migrasi ke open source (sistem operasi linux) beserta seluruh program aplikasinya. Selain itu Instalasi PDE RSUD Tarakan siap membantu masyarakat, terutama masyarakat kota Tarakan yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Linux. (Kukuh:RSUD Tarakan)

Sumber : RSUD Tarakan Go Open Source Ke LINUX

Klik disini untuk melanjutkan »»

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Halaman

Powered By Blogger

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com