Target 3-5 Menit Tidak Tercapai
TARAKAN - Penerapan e-KTP atau KTP elektronik yang proses entri data biometrik mulai dilakukan kemarin di Tarakan memang tidak mudah. Meski Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sendiri menargetkan proses entri data biometrik ini hanya membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 5 menit untuk satu orangnya untuk entri perekaman, namun dalam pelaksanaan masih sering molor.
Ini juga terjadi saat Walikota Tarakan Udin Hianggio melakukan entri data, kemarin pagi. Lantaran kesulitan saat melakukan iris scanner pada retina mata, walikota membutuhkan waktu hampir 10 menit. Sebab, retina mata warga yang akan discanner harus benar-benar tepat berada di tengah alat iris scanner. Jika tidak terscanner, maka layar monitor akan menunjukkan sinyal FAILED dan harus terus diulang sampai pas.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tarakan, Mohammad Nuch Galeba mengakui pada peralatan entri data yang semuanya dikirim dari Kementerian Dalam Negeri memang sangat sensitif.
“Kalau dikatakan lama sebenarnya juga tidak, karena sistem tersebut juga sudah mengatur sedemikian rupa. Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan kami upayakan untuk senantiasa dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran,” kata Nuch Galeba.
Mantan direktur utama PDAM Tarakan itu juga membantah jika keterlambatan yang terjadi karena ketidaksiapan sumber daya manusia. “Kita bekerja dengan sistem. Jadi sistem akan selalu berubah sesuai dengan keadaannya,” tuturnya.
Meski demikian, pihaknya menargetkan dalam seharinya akan melayani 1.000 orang warga untuk melakukan entri data. “Kami yang akan mengundang masyarakat, bukan masyarakat yang datang sendiri ke sini,” kata pria yang pernah menjabat kepala Bagian Pembangunan Setkot Tarakan itu.
Proses entri data ini akan dibuka secara maksimal, yaitu mulai pukul 8 pagi sampai jam 10 malam, di lantai dasar gedung Gabungan Dinas-dinas (Gedung Gadis) di Jalan Jenderal Sudirman.
Setiap warga yang telah melakukan entri data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah. Kompensasi tersebut adalah berupa uang sebesar Rp10 ribu. “Namun uang kompensasi belum dapat direalisasikan karena tahapan administrasi penganggaran,” tandasnya.
Dengan demikian, uang kompensasi transportasi nanti akan diberikan pada saat penyerahan KTP elektronik. Khusus untuk program e-KTP ini, pemerintah kota menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar melalui APBD kota Tarakan. Anggaran ini disiapkan untuk wajib KTP di Tarakan sebanyak 170.542 jiwa.
Untuk melayani seluruh warga Tarakan yang akan melakukan entry data biometrik ini, pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan telah merekrut 35 tenaga outsorching sebagai operator.(ddq)
Sumber : radartarakan (4 Oktober 2011)
Redirect to TarakanBais
Senin, 03 Oktober 2011
Entri Perekaman Data Masih Molor
.
Senin, 03 Oktober 2011
Entri Populer
-
TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tarakan menggelar Olimpiade Sains tingkat Kota Tarakan, di Ruangan Kelas SMPN 2 Tarakan, Sabtu (7...
-
Diusir di Malam Takbiran, Tidur di Emperan Rumah Warga ENTAH sial apa yang menerpa Eva di malam takbiran lalu. Hingga akhirnya, ia harus men...
-
Indonesia Indositehost.com Cheap Hosting ( Hosting Murah Indonesia Indositehost.com ) - Cheap Hosting is hungering for newbie bloggers who w...
-
TARAKAN – Tim penilai lomba kelurahan tingkat Provinsi Kaltim melakukan penilaian terhadap Kelurahan Kampung Empat Kecamatan Tarakan Timur ...
-
TARAKAN - Tuntutan dari pedagang bensin eceran agar Surat Edaran Walikota Tarakan tentang pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis premium...
-
TARAKAN - Pernikahan massal gratis yang diselenggarakan Paguyuban Keluarga Jawa (Pakuwaja) Kota Tarakan di halaman Kantor Kelurahan Karang ...
-
TARAKAN - Dengan adanya penambahan penerbangan Lion Air yang memilih rute Tarakan-Jakarta mendapat respon yang baik dari manajemen Bandara ...
-
TARAKAN - Tidak beroperasionalnya maskapai Mandala Airlines di Bandara Juwata Tarakan, akhirnya manajemen Bandara Juwata Tarakan memutuskan...
-
TARAKAN - Pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar Lanud Tarakan, Kamis (5/5/2011) tak hanya diikuti masyarakat Tarakan, Wakil Waliko...
-
TARAKAN - Sekolah unggulan di Kota Tarakan hingga saat ini masih menjadi pilihan favorit calon siswa baru ataupun orangtua pada saat Peneri...
Label
Agama
(23)
Anggaran
(2)
Barongsai
(1)
BAZ
(2)
BBM
(17)
Bencana Alam
(1)
Budaya
(5)
CPNS
(2)
Cuaca
(2)
Ekonomi
(25)
English
(3)
Expo
(1)
Fasilitas
(28)
Galeri Foto
(21)
Gas
(4)
Hiburan
(9)
HUT Tarakan
(2)
Iklim
(1)
Kampus
(1)
Kasus
(4)
Kebersihan
(5)
Kecelakaan
(4)
Kehutanan
(3)
Kejaksaan
(1)
Kelurahan
(4)
Kependudukan
(1)
Kesehatan
(23)
Keuangan
(1)
KNPI
(2)
Komunitas
(4)
Koperasi
(12)
Korupsi
(2)
Kriminal
(26)
KTP
(9)
Lingkungan Hidup
(7)
Lowongan Kerja
(5)
Migas
(2)
Narkoba
(2)
Olahraga
(32)
Pariwisata
(22)
Parlemen
(16)
PDAM
(5)
Pejabat
(1)
Pelayanan
(3)
Pemerintah
(35)
Pendidikan
(80)
Peraturan
(8)
Perbankan
(3)
Perikanan
(1)
Peristiwa
(27)
Perizinan
(1)
Pertambangan dan Energi
(2)
Pertanahan
(1)
Pertanian
(8)
Perumahan
(9)
Peternakan
(2)
PLN
(6)
PNS
(11)
Polisi
(2)
Politik
(7)
Polres
(11)
Prestasi
(38)
Proyek
(8)
Sembako
(1)
Serba Serbi
(8)
Sosial
(8)
Tarakan
(334)
Teknologi Informasi
(14)
Telpon
(1)
Tenaga Kerja
(2)
TNI-AD
(1)
TNI-AU
(4)
Transportasi
(35)
Walikota
(24)
Warga
(2)
