Permintaan Meningkat, Kapal Terpaksa Antre
TARAKAN – Kelangkaan semen masih terjadi di Kota Tarakan belakangan ini.Manajer Pemasaran Distributor Semen Bosowa Cabang Tarakan, Santo mengatakan, persoalan kelangkaan semen tersebut disebabkan masalah pengangkutan yang masih menunggu giliran seiring meningkatnya permintaan dari sejumlah daerah di Indonesia di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
“Kendalanya ada di pengangkutan. Semoga dalam minggu ini sudah masuk, karena kapal kita juga sudah standby di pabrik. Hanya saja harus menunggu giliran pemuatannya,” kata Santo kepada Radar Tarakan kemarin (11/10).
Menurutnya, persoalan tersebut terjadi bukan hal yang baru melainkan hampir setiap tahun selalu mengalami permasalahan serupa. “Sudah sebulan stok semen kami lagi kosong, sementara permintaan meningkat karena semen lain juga banyak yang kosong, jadi mau tidak mau mereka harus menunggu,” beber Santo.
Rencananya, jika persoalan tersebut telah diatasi Bosowa cabang Tarakan akan mendatangkan semen sebanyak 30 ribu sak ke Kota Tarakan. “Permintaan tak hanya dari Tarakan tapi dari luar Tarakan, tapi kita sudah memberikan kuota masing-masing, tapi kita utamakan Tarakan dulu,” katanya.
Mengenai harga, pihaknya menegaskan tidak ada kenaikan yang signifikan. Hanya saja, kata Santo, hampir semua para pengecer telah menaikkanya dengan kisaran Rp 60 ribu lebih per sak. “Dan biasanya hampir setiap mendekati akhir tahun semen selalu langka, kalau bukan karena cuaca atau persoalan di angkutan,” katanya.
Hal serupa juga dikemukakan pihak Distributor Semen Tiga Roda cabang Tarakan kepada wartawan koran ini secara terpisah kemarin. Koordinator Pemasaran David Tan menilai, kelangkaan semen yang terjadi saat ini dikarenakan banyaknya proyek yang dilakukan di sejumlah daerah.
“Jadi dari seratus lebih kapal angkut di Surabaya terpaksa harus antri, dan tidak hanya memuat semen tapi sejumlah barang lainnya seperti sembako sehingga beberapa semen langka,” ujar David.
Namun, untuk semen Tiga Roda di kota ini pihaknya mengklaim tak terjadi kelangkaan melainkan stok yang minim. “Kalau semen kita normal-normal saja, dan rencananya kita akan datangkan 2 ribu sak untuk kebutuhan Tarakan,” katanya.
Pihaknya juga mengeluhkan, selain terkendala pengangkutan dari tempat asal tujuan, persoalan lain juga terjadi di pelabuhan Malundung Tarakan yang dinilai lambat karena kondisi sarana pelabuhan yang tak mampu membackup kapal barang.
“Masalahnya kapal penumpang dan kapal-kapal lain, jadi setiap mau bongkar harus antri juga. Tapi masalah ini sudah kita rapatkan dengan Pelindo dan TKBM Tarakan,” cetusnya.
Mengenai harga, sampai saat ini semen Tiga Roda terbilangh normal yakni antara Rp55-56 ribu per sak. Sementara untuk harga eceran rata-rata dipatok Rp60 ribu. Hal ini menurut, para pengecer banyak memanfaatkan momen kelangkaan semen yang dialami distributor semen lainnya. “Dari pihak kami tidak ada main harga, karena harga merupakan komitmen untuk jangka panjang,” tegas David.(sur/ris)
Sumber : radartarakan (12 Oktober 2011)
Redirect to TarakanBais
Rabu, 12 Oktober 2011
Penyebab Semen Langka di Tarakan
.
Rabu, 12 Oktober 2011
Entri Populer
-
Kasus Porprov Tarakan, Kerugian Negara Rp 300 Juta SETELAH melakukan ekspos perkara dugaan markup panitia pekan olahraga provinsi (porprov) ...
-
TARAKAN - Sudah empat hari, beberapa warga Kota Tarakan di Gunung Lingkas, Kampung Satu Skip dan Kampung Empat mengeluhkan air PDAM yang be...
-
TARAKAN - Korban kebakaran Beringin III akan segera menerima santunan dari Pemerintah Kota Tarakan. Saat ini, proses pencairan masih di Bag...
-
TARAKAN - Walikota Tarakan Udin Hianggio menjadi inspektur upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 86 di Wilayah Kodam VI/...
-
MASJID : 1. MASJID NURUL HUDA Pengurus : H. Syahrin D Alamat : Kel. Kampung Enam Kec. Tarakan Timur 2. LANGGAR DARUL FALAH Pengurus : M. Ri...
-
Ethics Matter Given Serves 35 Percent Tarakan Borneo - UNIVERSITY Borneo Tarakan (UBT) has six faculties and two diplomas. One of these, t...
-
Bugis Kajang Come, Commander Shane Bird Tarakan Borneo - STORY Commander and Commander of the Bird Beetle continued to expand. Included in...
-
Bugis Kajang Datang, Panglima Burung Takjub KISAH Panglima Kumbang dan Panglima Burung terus meluas. Termasuk di Nunukan. Yang tak kalah men...
-
Pulau Sadau sebagai alternatif lahan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) oleh PLN Tarakan dan pembangunan jembatan antara...
-
Ruang Tamu Khusus Bandara Juata,- Walikota Tarakan, H. Udin Hianggio bersama unsur Muspida, Rabu (30/05) menyambut kedatangan Piala Wahan...
Label
Agama
(23)
Anggaran
(2)
Barongsai
(1)
BAZ
(2)
BBM
(17)
Bencana Alam
(1)
Budaya
(5)
CPNS
(2)
Cuaca
(2)
Ekonomi
(25)
English
(3)
Expo
(1)
Fasilitas
(28)
Galeri Foto
(21)
Gas
(4)
Hiburan
(9)
HUT Tarakan
(2)
Iklim
(1)
Kampus
(1)
Kasus
(4)
Kebersihan
(5)
Kecelakaan
(4)
Kehutanan
(3)
Kejaksaan
(1)
Kelurahan
(4)
Kependudukan
(1)
Kesehatan
(23)
Keuangan
(1)
KNPI
(2)
Komunitas
(4)
Koperasi
(12)
Korupsi
(2)
Kriminal
(26)
KTP
(9)
Lingkungan Hidup
(7)
Lowongan Kerja
(5)
Migas
(2)
Narkoba
(2)
Olahraga
(32)
Pariwisata
(22)
Parlemen
(16)
PDAM
(5)
Pejabat
(1)
Pelayanan
(3)
Pemerintah
(35)
Pendidikan
(80)
Peraturan
(8)
Perbankan
(3)
Perikanan
(1)
Peristiwa
(27)
Perizinan
(1)
Pertambangan dan Energi
(2)
Pertanahan
(1)
Pertanian
(8)
Perumahan
(9)
Peternakan
(2)
PLN
(6)
PNS
(11)
Polisi
(2)
Politik
(7)
Polres
(11)
Prestasi
(38)
Proyek
(8)
Sembako
(1)
Serba Serbi
(8)
Sosial
(8)
Tarakan
(334)
Teknologi Informasi
(14)
Telpon
(1)
Tenaga Kerja
(2)
TNI-AD
(1)
TNI-AU
(4)
Transportasi
(35)
Walikota
(24)
Warga
(2)
