KEPALA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tarakan Nuch Galeba mengungkapkan, peralatan perekaman biometrik yang digunakan saat ini masih kurang dari yang seharusnya.
“Seharusnya ada 9 set perlengkapan alat perekaman biometric tersebut. Namun sampai dengan kemarin, baru 6 set peralatan yang diterima Pemkot Tarakan dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Nuch Galeba.
Kapan datangnya, pihaknya pun belum dapat memastikan peralatan yang statusnya adalah aset Kementerian Dalam Negeri tersebut, karena pengadaannya adalah melalui APBN. “Ini masih aset kementerian,” tegasnya.
Akibatnya, dalam sehari pihaknya hanya dapat melakukan perekaman data kepada kurang lebih 1.000 orang wajib KTP perhari. Padahal jika lengkap, seharinya bisa ditargetkan antara 1.400 sampai 1.600 orang.
Terkait proses perekaman data biometrik ini, pihaknya menjelaskan warga yang telah menerima undangan dipersilakan datang untuk melakukan perekaman data sesuai kelurahan masing-masing. Untuk proses ini, warga tidak perlu membawa kelengkapan administrasi. Warga cukup membawa KTP yang ada dan surat undangan, karena seluruh data administrasi kependudukan sudah ada di Disdukcapil.
Di proses tersebut, warga akan melakukan berbagai proses, yaitu pengambilan foto digital, pengambilan sidik jari (finger print), scan retina mata (iris scanner) dan tanda tangan digital (signature pad).
“Tidak perlu bawa Kartu Keluarga (KK), karena 170.542 jiwa penduduk di Tarakan semua datanya sudah ada di Disdukcapil,” jelasnya.
Warga yang tinggal di Tarakan namun belum pernah memiliki KTP Tarakan, juga akan diberi kesempatan oleh pemerintah kota. Namun tidak saat ini. Gilirannya menunggu seluruh proses entry data warga yang sudah tercatat selesai. “Kita nanti akan beri kesempatan melalui ketua RT untuk melakukan pendataan, siapa warganya yang belum terdaftar,” ujarnya.
Sejak kemarin, proses undangan kepada warga untuk menghadiri perekaman data biometric ini sudah disebarkan oleh pemerintah kota melalui ketua-ketua RT masing-masing.
“Mulai hari ini (kemarin) kita sudah memanggil untuk beberapa hari kedepan,” tukasnya.
Dijelaskannya, proses pencetakan e-KTP ini semuanya dilakukan di Jakarta oleh Kementerian Dalam Negeri. Yang dilakukan di masing-masing pemerintah daerah adalah melakukan pengumpulan data dan data tersebut kemudian akan ditransfer ke Kementerian Dalam Negeri secara online.
“Kapan jadinya kami juga belum tahu karena semua prosesnya di Jakarta. Tujuannya satu, adalah agar tidak ada lagi KTP ganda di Indonesia,” tuturnya.(ddq)
Sumber : radartarakan (4 Oktober 2011)
Redirect to TarakanBais
Senin, 03 Oktober 2011
Warga Cukup Bawa KTP dan Undangan
.
Senin, 03 Oktober 2011
Entri Populer
-
TARAKAN - Pemkot Tarakan berencana memfasilitasi warga yang belum memiliki kompor gas untuk mendukung program gas rumah tangga di Kota Tar...
-
TARAKAN - Demi mengamankan Kota Tarakan agar tetap kondusif dari hal-hal yang tidak diinginkan, Polres Tarakan mendapatkan Bantuan Keamana...
-
Gedung Serba Guna Kantor Walikota Tarakan,- Beberapa waktu lalu, Kamis (17/03) diadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kota Tar...
-
Tarakan BORNEO - Deputy Mayor (Vice Mayor) Tarakan, Suhardjo Trianto Kaltara inaugurates committee Journalists Alliance (AJK) in the perio...
-
Tarakan Borneo - To verify the data of the fishermen to be more valid in the channeling of aid equipment for the fishermen go to sea, Mari...
-
STMIK PPKIA Ada Juga Bakti Sosial Donor Darah TARAKAN – Menjelang prosesi wisuda yang baru pertama kali setelah berganti status dari Akadem...
-
TARAKAN - Pasangan suami istri Suparmin (65 tahun) dan Hj Sri Ningsih (60 tahun) keluar sebagai Juara Pertama Lomba Keluarga Sakinah Tingka...
-
TARAKAN – Tarakan dipastikan mendapat lima unit mobil internet bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang disalurka...
-
Tarakan Borneo - Secretary of National Agency for Export Development (NAFED) Ministry Perdagangn Republic of Indonesia, Chrisnawan Triwah...
-
TARAKAN – Menteri Pertanian RI Suswono, menilai wacana pembubaran Bulog yang sempat dihembuskan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesi...
Label
Agama
(23)
Anggaran
(2)
Barongsai
(1)
BAZ
(2)
BBM
(17)
Bencana Alam
(1)
Budaya
(5)
CPNS
(2)
Cuaca
(2)
Ekonomi
(25)
English
(3)
Expo
(1)
Fasilitas
(28)
Galeri Foto
(21)
Gas
(4)
Hiburan
(9)
HUT Tarakan
(2)
Iklim
(1)
Kampus
(1)
Kasus
(4)
Kebersihan
(5)
Kecelakaan
(4)
Kehutanan
(3)
Kejaksaan
(1)
Kelurahan
(4)
Kependudukan
(1)
Kesehatan
(23)
Keuangan
(1)
KNPI
(2)
Komunitas
(4)
Koperasi
(12)
Korupsi
(2)
Kriminal
(26)
KTP
(9)
Lingkungan Hidup
(7)
Lowongan Kerja
(5)
Migas
(2)
Narkoba
(2)
Olahraga
(32)
Pariwisata
(22)
Parlemen
(16)
PDAM
(5)
Pejabat
(1)
Pelayanan
(3)
Pemerintah
(35)
Pendidikan
(80)
Peraturan
(8)
Perbankan
(3)
Perikanan
(1)
Peristiwa
(27)
Perizinan
(1)
Pertambangan dan Energi
(2)
Pertanahan
(1)
Pertanian
(8)
Perumahan
(9)
Peternakan
(2)
PLN
(6)
PNS
(11)
Polisi
(2)
Politik
(7)
Polres
(11)
Prestasi
(38)
Proyek
(8)
Sembako
(1)
Serba Serbi
(8)
Sosial
(8)
Tarakan
(334)
Teknologi Informasi
(14)
Telpon
(1)
Tenaga Kerja
(2)
TNI-AD
(1)
TNI-AU
(4)
Transportasi
(35)
Walikota
(24)
Warga
(2)
