Jika Terealisasi, Banjir Teratasi Dalam 2 hingga 3 tahun
TARAKAN – Secara pribadi Ir H Said Abdul Chaeir MT-Kepala Bidang Pengairan dan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan-menilai, pemerintah daerah, DPRD serta lembaga terkait lainnya dapat memprioritaskan pembenahan drainase dan dana pemeliharaannya pada anggaran daerah. Dengan begitu, ia meyakini persoalan banjir di merata tempat di Tarakan mampu tersolusikan. Dengan kata lain, anggaran daerah maupun sumber anggaran lainnya difokuskan pada realisasi kegiatan yang dirancang untuk mengatasi masalah banjir di Tarakan. “Secara pribadi, saya merasa drainase itu penting dibanding pembangunan jalan dan gedung. Kenapa? Sebab, tatkala drainase sudah tertata baik dan tersistem serta mampu mengendalikan banjir, keluhan masyarakat pasti tidak akan ada lagi. Meskipun jalan tidak terlalu bagus atau tidak banyak gedung yang dibangun,” ucap Abdul Chaeir kepada harian ini saat temu media di Media Center Diskominfo Kota Tarakan, kemarin pagi.
“Jika fokus anggaran diperuntukkan untuk penanganan banjir, hanya butuh dua atau tiga tahun saja maka masalah banjir akan terselesaikan,” imbuhnya dengan yakin.
Lanjutnya, selama ini upaya mengatasi banjir dilakukan dengan kondisi dana pemeliharaan yang terbatas dan menggunakan tenaga manual (untuk pengerukkan sedimentasi dari sistem drainase, Red.). Padahal untuk melakukan pemeliharaan, pihak DPUTR harus menyesuaikan dengan situasi serta kondisi. “Penyediaan dana pemeliharaan bukanlah solusi yang terbaik,” tandasnya.
Sementara itu terkait langkah strategis penanganan banjir di wilayah rawan banjir, kata Abdul Chaeir, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan. Di Sebengkok misalnya, DPUTR berencana untuk membangun stasiun pompa banjir. Dananya, diperkirakan mencapai Rp 25 miliar dan kini ajuan anggaran tersebut telah disampaikan ke pemerintah provinsi dan pusat. “Untuk membangun stasiun pompa tersebut, kita hanya butuh lahan 20 x 20 meter. Lainnya, peralatan mekanis dan elektrik untuk pompa yang secara otomatis akan memompa air yang tertampung di embung (kecil, Red.) kala tingginya melebihi ambang batas normal,” jelas Abdul Chaeir.
Alternatif lain yang juga terpikir oleh DPUTR adalah membuat sodetan menyilang dari Sungai Sebengkok menuju ke laut melalui lahan markas Lanal Tarakan. Kesulitannya, pembebasan lahan utamanya lahan markas Lanal Tarakan akan memakan waktu panjang dan biaya yang besar. “Kita juga sempat berencana untuk membangun folder-folder banjir di Sebengkok, tapi terkendala lahan,” tandas Abdul Chaeir sembari menyebutkan bahwa pihaknya juga berharap banyak pada program bersih-bersih massal yang digelar Pemkot Tarakan.
Sedangkan untuk wilayah banjir di sekitar Stadion Datu Adil, DPUTR telah menyiapkan dua program penanganan dalam dua paket kegiatan fisik. Di antaranya untuk membuat saluran tembus ke Sungai Telaga Keramat. “Rencananya drainase di sekitarnya juga akan dikeruk,” tandasnya.
DPUTR juga akan menagih janji pihak Pertamina untuk menormalisasi drainase di sekitar perkantorannya di Telaga Keramat. “Kita sudah sempat surati untuk menanyakan realisasinya, tapi belum direspon sampai saat ini,” tutupnya.(ndy)
Sumber : radartarakan.co.id (15 Juli 2011)
Redirect to TarakanBais
Jumat, 15 Juli 2011
Utamakan Drainase, Besarkan Anggaran Pemeliharaan
.
Jumat, 15 Juli 2011
Entri Populer
-
TARAKAN - Sudah empat hari, beberapa warga Kota Tarakan di Gunung Lingkas, Kampung Satu Skip dan Kampung Empat mengeluhkan air PDAM yang be...
-
TARAKAN - Direncanakan Mei 2011 akan dibangun apron (tempat parkir) pesawat tempur di lahan seluas tiga hektare di Pangkalan Udara (Lanud...
-
Warga Sebengkok yang Waswas Musibah Tanah Longsor TARAKAN - Jika Tarakan diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang cukup l...
-
TARAKAN – PT Pertamina Unit Bisnis Eksplorasi dan Produksi Sangasanga Tarakan terus menggenjot produksi dari sumur-sumur tua miliknya. Staf...
-
Islamic Center Tarakan, Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang berlansung sejak tanggal 12 Mei lalu telah berakhir. Dalam acara p...
-
MEDIA CETAK : Surat Kabar Harian (SKH) Radar Tarakan Pimpinan : H. Zainal Muttaqien Alamat : Jl. Mulawarman, Tarakan Telpon : (0551) 32101 F...
-
Tarakan - Kesulitan mendapatkan BBM jenis premium tak hanya terlihat di dua SPBU seperti yang terjadi belakangan ini dengan antrean panjang...
-
TARAKAN Borneo - Thanks to the concern in the health sector, the Mayor of Tarakan, Udin Hianggio Bakti Husada award winning Knights of the...
-
TARAKAN – Tindak lanjut dari rencana pengembangan status Pelabuhan Malundung menjadi pelabuhan impor produk tertentu sesuai ketentuan perat...
-
Piala Adipura dan 9 Piala Adiwiyata TARAKAN – Hari ini (5/6), warga Kota Tarakan boleh tersenyum. Pasalnya, ada 10 penghargaan bidang l...
Label
Agama
(23)
Anggaran
(2)
Barongsai
(1)
BAZ
(2)
BBM
(17)
Bencana Alam
(1)
Budaya
(5)
CPNS
(2)
Cuaca
(2)
Ekonomi
(25)
English
(3)
Expo
(1)
Fasilitas
(28)
Galeri Foto
(21)
Gas
(4)
Hiburan
(9)
HUT Tarakan
(2)
Iklim
(1)
Kampus
(1)
Kasus
(4)
Kebersihan
(5)
Kecelakaan
(4)
Kehutanan
(3)
Kejaksaan
(1)
Kelurahan
(4)
Kependudukan
(1)
Kesehatan
(23)
Keuangan
(1)
KNPI
(2)
Komunitas
(4)
Koperasi
(12)
Korupsi
(2)
Kriminal
(26)
KTP
(9)
Lingkungan Hidup
(7)
Lowongan Kerja
(5)
Migas
(2)
Narkoba
(2)
Olahraga
(32)
Pariwisata
(22)
Parlemen
(16)
PDAM
(5)
Pejabat
(1)
Pelayanan
(3)
Pemerintah
(35)
Pendidikan
(80)
Peraturan
(8)
Perbankan
(3)
Perikanan
(1)
Peristiwa
(27)
Perizinan
(1)
Pertambangan dan Energi
(2)
Pertanahan
(1)
Pertanian
(8)
Perumahan
(9)
Peternakan
(2)
PLN
(6)
PNS
(11)
Polisi
(2)
Politik
(7)
Polres
(11)
Prestasi
(38)
Proyek
(8)
Sembako
(1)
Serba Serbi
(8)
Sosial
(8)
Tarakan
(334)
Teknologi Informasi
(14)
Telpon
(1)
Tenaga Kerja
(2)
TNI-AD
(1)
TNI-AU
(4)
Transportasi
(35)
Walikota
(24)
Warga
(2)
