TARAKAN - Perbedaan dalam penentuan 1 Syawal tahun ini turut mengundang keprihatinan Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Tarakan Syamsi Sarman.
Kepada tribunkaltim.co.id Selasa (30/8/2011), Syamsi mengatakan, semestinya Pemerintah bisa bersikap lebih bijak dan independen dalam mengambil keputusan dalam menetapkan 1 Syawal. Pasalnya, ia menilai keputusan Pemerintah melalui sidang Istbat yang dipimpin Menteri Agama RI Suryadharma Ali Senin (29/8/2011) malam, terkesan berat sebelah dan hanya condong ke satu pihak.
"Mestinya kan Pemerintah itu bisa lebih bijak, jangan lebih condong ke satu pihak saja tanpa bisa memberikan keputusan sendiri," ujar Syamsi yang juga menjabat Direktur BAZ kota Tarakan ini.
Selain itu, ia menambahkan, kelemahan dalam mempersatukan umat juga terletak pada penentua sidang Istbat digelar. Dikatakan Syamsi, semestinya masalah penentuan 1 Syawal dirundingkan jauh hari sebelum mendekati lebaran.
"Kemudian masalah seperti ini jangan mau dikupas setelah jelang lebaran tiba. Mestinya jauh-jauh hari sebelum lebaran. Kan kasihan saudara-saudara kita yang ada di Papua atau bagian timur lainnya," ujarnya.
Kendati tetap mengalami perbedaan, Syamsi menyarankan, kedepan Pemerintah bisa lebih akomodatif dalam membuka diskusi ilmiah terkait penentuan 1 Syawal.
"Saya kira solusinya bukalah diskusi ilmiah yang menghadirkan kelompok keagamaan, para ahli agama, dan masing-masing Ormas. Nah disitu kita gunakan untuk berdiskusi panjang lebar dalam menetapkan 1 Syawal," pungkasnya. (*)
Penulis : Syaiful
Editor : Sumarsono
Sumber : tribunnews (30 Agustus 2011)
Redirect to TarakanBais
Senin, 05 September 2011
Pemerintah Seharusnya Independen soal Penetapan 1 Syawal
.
Senin, 05 September 2011
Entri Populer
-
TARAKAN – Tahun ini, pemerintah kota Tarakan akan melakukan perhitungan kembali jumlah kebutuhan PNS di seluruh SKPD (satuan kerja perangka...
-
Diusir di Malam Takbiran, Tidur di Emperan Rumah Warga ENTAH sial apa yang menerpa Eva di malam takbiran lalu. Hingga akhirnya, ia harus men...
-
The meeting of the High Wind in Northern Territory TARAKAN - Since Sunday (3 / 7) night, high waves in the waters north of East Kalimanta...
-
TARAKAN – Pelabuhan Malundung segera meningkat statusnya menjadi pelabuhan internasional. Kepala Kantor Administrasi Pelabuhan (Adpel) Tara...
-
TARAKAN - Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan menggelar Kuliah Umum dalam rangka menyambut mahasiswa baru tahun ajaran 2011/2012,...
-
TARAKAN – Sebagian warga Tarakan masih mempertahankan “Lebaran Ketupat”, yakni dirayakan setelah sepekan Idulfitri. Alhasil, warga juga ada...
-
Dari 200 Titik, Baru Terpasang di 4 Titik TARAKAN – Sempat terhenti terkait perayaan Idulfitri, proyek perpanjangan dermaga Pelabuhan Tengk...
-
TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berencana membangun tiga kantor kelurahan yang baru. Tiga kantor kelurahan tersebut masing-masi...
-
Area dan Fasilitas Malundung Tarakan untuk Pelabuhan Impor Tertentu TARAKAN – Manajer Teknik PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Tarakan, ...
Label
Agama
(23)
Anggaran
(2)
Barongsai
(1)
BAZ
(2)
BBM
(17)
Bencana Alam
(1)
Budaya
(5)
CPNS
(2)
Cuaca
(2)
Ekonomi
(25)
English
(3)
Expo
(1)
Fasilitas
(28)
Galeri Foto
(21)
Gas
(4)
Hiburan
(9)
HUT Tarakan
(2)
Iklim
(1)
Kampus
(1)
Kasus
(4)
Kebersihan
(5)
Kecelakaan
(4)
Kehutanan
(3)
Kejaksaan
(1)
Kelurahan
(4)
Kependudukan
(1)
Kesehatan
(23)
Keuangan
(1)
KNPI
(2)
Komunitas
(4)
Koperasi
(12)
Korupsi
(2)
Kriminal
(26)
KTP
(9)
Lingkungan Hidup
(7)
Lowongan Kerja
(5)
Migas
(2)
Narkoba
(2)
Olahraga
(32)
Pariwisata
(22)
Parlemen
(16)
PDAM
(5)
Pejabat
(1)
Pelayanan
(3)
Pemerintah
(35)
Pendidikan
(80)
Peraturan
(8)
Perbankan
(3)
Perikanan
(1)
Peristiwa
(27)
Perizinan
(1)
Pertambangan dan Energi
(2)
Pertanahan
(1)
Pertanian
(8)
Perumahan
(9)
Peternakan
(2)
PLN
(6)
PNS
(11)
Polisi
(2)
Politik
(7)
Polres
(11)
Prestasi
(38)
Proyek
(8)
Sembako
(1)
Serba Serbi
(8)
Sosial
(8)
Tarakan
(334)
Teknologi Informasi
(14)
Telpon
(1)
Tenaga Kerja
(2)
TNI-AD
(1)
TNI-AU
(4)
Transportasi
(35)
Walikota
(24)
Warga
(2)
