Selasa, 20 September 2011

e-KTP Harus Selesai Tahun Ini

. Selasa, 20 September 2011

TARAKAN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) memastikan bahwa pelaksanaan pengambilan data biometrik warga wajib KTP di Tarakan akan dimulai pada bulan ini. Perekam data biometrik tersebut, IRIS Scanner (pencatat konfigurasi retina mata) dan finger print (pencatat data konfigurasi bentuk sidik jari). Guna memenuhi ekspektasi tersebut, Disdukcapil tengah mengumpulkan seluruh perangkat pendukung pendataan yang di-drop pemerintah pusat-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)-melalui Kecamatan. Dalam beberapa hari terakhir, seluruh perangkat yang telah dikumpulkan akan diinstal dan diujicoba kelaikannya. Saat semua telah dinyatakan siap, meskipun konektivitas dengan sistem pelayanan administrasi kependudukan Kemendagri belum tersambung, Disdukcapil tetap akan melaksanakan perekaman data biometrik warga wajib KTP di Tarakan. “Kita akan upayakan sebisa mungkin bulan ini. Setelah semua lengkap, bisa dipakai server dan perekam data biometriknya, maka kita lakukan proses perekaman data tersebut,” ujar Hamsyah, Sekretaris Disdukcapil Kota Tarakan, kemarin pagi.

Pentingnya pemanfaatan waktu secara optimal dan cepat, sangat berkaitan dengan penyediaan dana untuk pelaksanaan program E-KTP tersebut. “Kalau tahun depan, maka bukan pusat lagi yang membiayai tapi daerah. Dan, jikalau 50 persen saja warga yang dapat kita selesaikan pendataannya di tahun ini maka kita akan butuh tambahan dana APBD Kota Tarakan sebesar Rp 4 miliar untuk pendataan 50 persen warga di Tarakan yang belum terekam data biometriknya,” jelas Hamsyah.

Besarnya dana yang dibutuhkan tersebut, lantaran mahalnya harga sejumlah kelengkapan pendataan warga untuk program E-KTP ini. Salahsatunya, blangko pendataan yang diperkirakan per lembarnya dihargai Rp 50 ribu. Blangko tersebut dilengkapi dengan security printing dan IC flash untuk menyimpan data biometrik yang direkam dari seorang warga. “Soal apakah pemerintah kota siap menyiapkan dana tambahan itu, ya tergantung keadaannya kedepan. Tapi, kita upayakan semuanya (proses perekaman data biometrik) selesai tahun ini,” ucap Hamsyah.

Dana sebesar itu, kemungkinan sudah termasuk kebutuhan anggaran untuk pencetakan KTP elektronik. “Sekali lagi, Disdukcapil hanya merekam data biometrik-nya saja lalu menyampaikannya ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Adminduk Kemendagri melalui jalur online pelayanan E-KTP yang sudah disiapkan. Kemendagri-lah yang mencetak KTP elektroniknya sesuai data yang kita kirimkan,” tukas Hamsyah lagi.(ndy)

Sumber : radartarakan (19 September 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com