TARAKAN – Perkembangan pertanian organik di Tarakan, tahun ini memasuki era keemasan. Keuntungan yang didapat, tak hanya memengaruhi peningkatan kesehjateraan petani organik tapi turut memberikan efek positif terhadap penikmatnya. Lantaran, seluruh produk pertanian organik tak memberikan dampak negatif terhadap kesehatan. Hal ini, kata Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) UB Tarakan Amarullah, disebabkan pola pertanian organik yang ‘mengharamkan’ penggunaan pestisida dan zat kimia pembantu pertumbuhan tanaman. Dan, lebih mengutamakan pemanfaatan kearifan lokal seperti biota yang ada sebagai katalis untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. “Penerapan pola pertanian organik, tak bisa hanya dari satu sisi saja. Tapi harus menyentuh seluruh sisi yang menjadi bagian pertanian organik seperti lahan, pelatihan, pembinaan, dan petani itu sendiri,” tandas Amarullah yang ditemui Radar Tarakan, kemarin pagi di sela kuliah umum Faperta UB Tarakan untuk mahasiswa baru di lantai 7 gedung rektorat UB Tarakan, beberapa waktu lalu.
Amarullah mengakui peranan akademisi dalam mengembangkan penerapan pertanian organik di Tarakan harus mendapat dukungan berbagai pihak, salahsatunya pihak swasta-yang diharapkan dapat menggelontorkan community development-nya untuk memberdayakan masyarakat. Sebab, untuk mengubah pola pertanian yang biasa diterapkan masyarakat-pola pertanian tradisional- menjadi berpola pertanian organik, sangat membutuhkan waktu dan dana (pembinaan dan pelatihan) yang tidak sedikit. “Mengubah kebiasaan itu sebuah hal yang sulit, dari itu perkembangan pertanian organik yang ada di Tarakan saat ini cukup menggembirakan. Meski masih dalam kelompok-kelompok tertentu, tapi tingkat dan kualitas produksi pertaniannya sudah melampaui perkiraan,” jelas Amarullah.
Sementara itu, Walikota Tarakan Haji Udin Hianggio sebelumnya juga mengatakan bahwa sangat mendukung pengembangan pertanian organik di Tarakan. Tak hanya untuk beras organik, diharapkan pola pertanian seperti ini dapat diterapkan pada komoditi pertanian lainnya seperti sayuran, umbi-umbian dan lainnya. “Kerjasama perusahaan dengan instansi teknis diharapkan juga dapat dikembangkan, hingga instansi teknis dapat membantu mensosialisasikan pola pertanian organik tersebut. Hal ini sangat baik dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesehjateraan petani di Tarakan,” ucap Walikota, belum lama ini. Pengembangan pola pertanian organik di Tarakan, juga diharapkan mampu meminimalisir dampak kerusakan lingkungan akibat residu dari pestisida yang bertahun-tahun digunakan petani di Tarakan terhadap tanamannya. Urgensinya begitu tinggi, mengingat Tarakan adalah sebuah kota kepulauan yang berpenduduk padat dengan tingkat konsumsi pangan yang cukup tinggi. Dari itu, kebutuhan konsumsi pangan yang sehat sangat diperlukan. (ndy)
Sumber : radartarakan (12 September 2011)
Redirect to TarakanBais
Minggu, 11 September 2011
Kembangkan Perkembangan Pertanian Organik
.
Minggu, 11 September 2011
Entri Populer
-
Indonesia Indositehost.com Cheap Hosting ( Hosting Murah Indonesia Indositehost.com ) - Cheap Hosting is hungering for newbie bloggers who w...
-
Hari Ini, Diserahkan Langsung oleh Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih TARAKAN – Atas keberhasilan Kota Tarakan meningkatkan pelayanan keseh...
-
TARAKAN - Sudah empat hari, beberapa warga Kota Tarakan di Gunung Lingkas, Kampung Satu Skip dan Kampung Empat mengeluhkan air PDAM yang be...
-
Jika Mengetahui Ada Kasus Anak yang Terlantar TARAKAN - Organisasi PKK sangat menyayangkan jika ada orang tua yang membiarkan anaknya terla...
-
Catatan prestasi Barongsai Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tarakan terus bersinar. Salah satu buktinya, berhasil menyapu b...
-
Dari 32 Paket Perbaikan Drainase di Tarakan TARAKAN – Untuk mengatasi dan menghindari banjir yang setiap tahun melanda sebagian kota Taraka...
-
Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio mengatakan, penghargaan yang diraih Kota Tarakan di awal tahun ini bukan karena kerja keras pemerintah k...
-
Kemendagri Tekan Pemkot Segera Susun Perda Lembaga Kemasyarakatan TARAKAN – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekan tiap kabupaten/ko...
-
Kasus Pembunuhan Aditya, Oktober Bisa Tahap I TARAKAN - Setelah menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembunuhan kepala bagian keuangan PT ...
-
Tarakan Borneo - Plan the establishment of Task Force (SKPD) in the scope of the new government of Tarakan, namely the Office of Communica...
Label
Agama
(23)
Anggaran
(2)
Barongsai
(1)
BAZ
(2)
BBM
(17)
Bencana Alam
(1)
Budaya
(5)
CPNS
(2)
Cuaca
(2)
Ekonomi
(25)
English
(3)
Expo
(1)
Fasilitas
(28)
Galeri Foto
(21)
Gas
(4)
Hiburan
(9)
HUT Tarakan
(2)
Iklim
(1)
Kampus
(1)
Kasus
(4)
Kebersihan
(5)
Kecelakaan
(4)
Kehutanan
(3)
Kejaksaan
(1)
Kelurahan
(4)
Kependudukan
(1)
Kesehatan
(23)
Keuangan
(1)
KNPI
(2)
Komunitas
(4)
Koperasi
(12)
Korupsi
(2)
Kriminal
(26)
KTP
(9)
Lingkungan Hidup
(7)
Lowongan Kerja
(5)
Migas
(2)
Narkoba
(2)
Olahraga
(32)
Pariwisata
(22)
Parlemen
(16)
PDAM
(5)
Pejabat
(1)
Pelayanan
(3)
Pemerintah
(35)
Pendidikan
(80)
Peraturan
(8)
Perbankan
(3)
Perikanan
(1)
Peristiwa
(27)
Perizinan
(1)
Pertambangan dan Energi
(2)
Pertanahan
(1)
Pertanian
(8)
Perumahan
(9)
Peternakan
(2)
PLN
(6)
PNS
(11)
Polisi
(2)
Politik
(7)
Polres
(11)
Prestasi
(38)
Proyek
(8)
Sembako
(1)
Serba Serbi
(8)
Sosial
(8)
Tarakan
(334)
Teknologi Informasi
(14)
Telpon
(1)
Tenaga Kerja
(2)
TNI-AD
(1)
TNI-AU
(4)
Transportasi
(35)
Walikota
(24)
Warga
(2)
