TARAKAN – Pengesahan raperda APBD Perubahan 2011 masih berproses. Kemarin (9/9), Wakil Walikota Tarakan Suhardjo menjelaskan pada paripurna DPRD Tarakan akan pernyataan penerimaan daerah di tahun 2011 justru meningkat. Padahal tercantum justru pendapatan asli daerah (PAD) ditarget semula Rp 93 miliar, turun 12,5 persen menjadi Rp 81,3 miliar.
Dijelaskan Suhardjo, sejalan dengan pemikiran fraksi-fraksi di DPRD Tarakan bahwa pendapatan daerah secara komulatif terjadi kenaikan pendapatan sebesar Rp 1,026 triliun. Penyebabnya, berasal dari selisih lebih penerimaan dana perimbangan serta dana lain-lain pendapatan yang sah.
“Dana perimbangan meningkat Rp 246,9 miliar dengan persentase 43,7 persen, sedangkan penurunan pendapatan pada komponen PAD itu Rp 11,7 miliar. Kemudian di anggaran lain-lain pendapatan sah sekitar Rp 59,5 miliar,” terangnya.
Sehingga, ia mengakumulaskan pendapatan daerah mengalami peningkatan sebesar Rp 175,7 miliar. Dikonfirmasi mengenai penurunan komponen lain-lain pendapatan yang sah, dijelaskannya bahwa alikasi dana tersebut merupakan dana transfer berupa dana hibah sebesar Rp 11 miliar dan dana penyesuaian sebesar Rp 48,5 miliar. Pengalokasiannya menjadi wewenang penuh pemerintah pusat.
Terjadi penurunan lain-lain PAD yan sah, pada perubahan APBD ini dilakukan rasionalisasi target. Optimisme terhadap kebijakan dana transfer dilakukan merujuk ketentuan Peraturan Menteri Keuangan No.68/PMK.07/2011.
“Yang jelas, dalam pelaksanaan tahun berjalan pemerintah terus berupaya meningkatkan intensitas dan efektivitas koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah provinsi dalam rangka meningkatkan alokasi dana transfer pusat dan bantuan keuangan provinsi,” ujar Suhardjo.
Jika dipertanyakan pula oleh beberapa fraksi soal minimnya realisasi belanja, beber Suhardjo, kondisi ini dipengaruhi sikap kehati-hatian utamanya dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah. Disamping adanya penyesuaian rekening belanja rekomendasi hasil audit BPK mengacu PP No.71/2010 tentang revisi PP No.24/2005 tentang standar akuntansi pemerintah daerah.
“Hingga akhir masa anggaran nanti, kami tetap berupaya meningkatkan kinerja aparatur dalam pelaksanaan administrasi dan teknis kegiatan. Diharapkan pula RAPBD-P tahun ini prosesnya cepat sehingga perealisasian beberapa program kerja juga efektif,” tandasnya.
Sementara dikatakan Ketua DPRD Tarakan, Effendhi Djuprianto,SH, sesuai jadwal pada Badan Musyawarah (Banmus) ditarget pengesahan APBD-Perubahan pada 20 September mendatang. Proses selanjutnya, menjadi ruang Banggar dan TAPD membahas materi diperkirakan kurun waktu 2 pekan mampu menyelesaikan nota keuangan RAPBD 2010 menjadi raperda APBD perubahan 2011.
“Sekarang tinggal efektifkan pembahasan, dan target pengesahan tanggal 20 September bisa terealisasi. Memang terbilang molor, namun tetap maraton dibahas. Semua pihak diminta saling berkoordinasi, diupayakan jangan sampai defisit anggaran,” ungkap Effendhi.
Politisi Golkar ini pun menambahkan, tim Banggar dan TAPD perlu melihat dan menginventarisir program-program yang menjadi prioritas. Pasalnya anggarna belaja harus dilaksanakan secara konsekuen oleh seluruh SKPD. Tidak diharapkan rencana kerja anggaran tidak terealisasi akhirnya menjadi silpa (sisa lebih anggaran).
“Kaitannya dengan belanja, harus dilaksanakan secara konsekuen. Khususnya dalam rangka penganggaran, diusahakan peningkatan ekonomi daerah agar multi player efeknya peningkatan penerimaan, mengurangi ketergantungan dari pendapatan nasional,” pungkasnya.(dta)
Sumber : radartarakan (10 September 2011)
Redirect to TarakanBais
Minggu, 11 September 2011
Sokongan Dana Perimbangan Rp 246,9 Miliar
.
Minggu, 11 September 2011
Entri Populer
-
TARAKAN - Berkat kepedulian dalam bidang kesehatan, Walikota Tarakan, Udin Hianggio mendapatkan penghargaan Ksatria Bakti Husada dari Mente...
-
TARAKAN Borneo - Agricultural Quarantine Central Office Class II Tarakan related agency team destroy as much as 640 kilograms of illegal m...
-
TARAKAN Borneo - East Kalimantan Police chief, Inspector General of Police Mathius Salempang re-visit the City of Tarakan. With the Lion A...
-
Borneo Tarakan - Juwata International Airport Tarakan, East Kalimantan, with a length of runway 2250 meters long and 45 meters wide, now, ...
-
TARAKAN Borneo - The widespread circulation of illegal meat allana brand of Indian origin in Tarakan, and the incessant raids of illegal m...
-
To keep and maintain the stabilization of the movement of local inflation, Bank Indonesia (BI) and the Government of the City (City Governme...
-
Jika Mengetahui Ada Kasus Anak yang Terlantar TARAKAN - Organisasi PKK sangat menyayangkan jika ada orang tua yang membiarkan anaknya terla...
-
Wali Kota Tarakan H Udin Hianggio mengatakan, penghargaan yang diraih Kota Tarakan di awal tahun ini bukan karena kerja keras pemerintah k...
-
Agency and Agency Will Form New TARAKAN - Today the government of Tarakan, Tarakan Setkot through the Organization section along Revenue ...
-
TARAKAN - Do not become a champion Indonesia Seeking Talent (IMB) on Trans TV, Brandon De Angelo does not mean the boy wonder of brilliant ...
Label
Agama
(23)
Anggaran
(2)
Barongsai
(1)
BAZ
(2)
BBM
(17)
Bencana Alam
(1)
Budaya
(5)
CPNS
(2)
Cuaca
(2)
Ekonomi
(25)
English
(3)
Expo
(1)
Fasilitas
(28)
Galeri Foto
(21)
Gas
(4)
Hiburan
(9)
HUT Tarakan
(2)
Iklim
(1)
Kampus
(1)
Kasus
(4)
Kebersihan
(5)
Kecelakaan
(4)
Kehutanan
(3)
Kejaksaan
(1)
Kelurahan
(4)
Kependudukan
(1)
Kesehatan
(23)
Keuangan
(1)
KNPI
(2)
Komunitas
(4)
Koperasi
(12)
Korupsi
(2)
Kriminal
(26)
KTP
(9)
Lingkungan Hidup
(7)
Lowongan Kerja
(5)
Migas
(2)
Narkoba
(2)
Olahraga
(32)
Pariwisata
(22)
Parlemen
(16)
PDAM
(5)
Pejabat
(1)
Pelayanan
(3)
Pemerintah
(35)
Pendidikan
(80)
Peraturan
(8)
Perbankan
(3)
Perikanan
(1)
Peristiwa
(27)
Perizinan
(1)
Pertambangan dan Energi
(2)
Pertanahan
(1)
Pertanian
(8)
Perumahan
(9)
Peternakan
(2)
PLN
(6)
PNS
(11)
Polisi
(2)
Politik
(7)
Polres
(11)
Prestasi
(38)
Proyek
(8)
Sembako
(1)
Serba Serbi
(8)
Sosial
(8)
Tarakan
(334)
Teknologi Informasi
(14)
Telpon
(1)
Tenaga Kerja
(2)
TNI-AD
(1)
TNI-AU
(4)
Transportasi
(35)
Walikota
(24)
Warga
(2)
