Rabu, 05 Oktober 2011

Santunan Korban Kebakaran Rp 93,7 Juta

. Rabu, 05 Oktober 2011

TARAKAN - Korban kebakaran Beringin III akan segera menerima santunan dari Pemerintah Kota Tarakan. Saat ini, proses pencairan masih di Bagian Sosial Setkot Tarakan.

Kepala Bagian Sosial, Bambang Irawan mengatakan, santunan tersebut akan dibagikan setelah proses administrasi selesai kepada pemilik maupun penyewa yang rumahnya ludes terbakar. “Secepatnya akan kita proses. Data juga sudah lengkap,” ujar Bambang Irawan kepada Radar Tarakan.

Berdasarkan data yang dilaporkan pihak Kelurahan Selumit Pantai ke Bagian Sosial, jumlah rumah yang hangus terbakar pada peristiwa yang terjadi pada 22 Oktober lalu, baik di RT 3 maupun RT 5 sebanyak 78 rumah. Antara lain 31 rumah penyewa, dan pemilik 47 rumah. Bagi pemilik rumah besaran santunan yang akan diberikan adalah sebesar Rp 1,5 juta, dan bagi penyewa sebesar Rp 750 ribu. Besaran ini sesuai kebijakan yang ditetapkan pemerintah kota dan telah berlangsung selama beberapa kali terjadi musibah seperti ini.

“Jadi besaran santunan yang disiapkan seluruhnya berjumlah Rp 93.750.000,” sebutnya.

Selain bantuan santunan, sebelumnya pemerintah kota melalui Bagian Sosial juga telah menyalurkan bantuan berupa paket sembako yang dibagikan kepada seluruh korban kebakaran yang berjumlah 159 kepala keluarga. Bantuan ini disalurkan melalui tim relawan yang tergabung dalam Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang dikoordinir oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosbaker). Tim ini telah membuka posko bantuan selama satu minggu sejak terjadinya kebakaran lalu disekitar lokasi eks kebakaran dan dibantu oleh pihak kelurahan dalam menerima bantuan dari masyarakat dan menyalurkan kepada korban kebakaran.

“Tim PSM ini berjumlah 52 orang yang terjun langsung ke lapangan selama seminggu,” ujar Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Siti Puspa, ditemui terpisah.

Pejabat Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Tarakan itu juga menyampaikan, instansinya telah menyalurkan bantuan berupa 3,1 ton beras dalam karung yang berukuran 50 kilogram. Bantuan tersebut telah dibagikan kepada korban kebakaran 3 hari sejak kebakaran terjadi melalui tim relawan PSM yang merupakan tenaga kontrak Dinsosnaker. Selebihnya karena beras tersebut belum habis dan juga masih ada beberapa masyarakat belum mengambil diserahkan kepada pihak kelurahan untuk membagikan.

“Hingga kini terus dibagikan kepada pihak korban kebakaran yang dilaksanakan oleh kelurahan,” imbuh Siti Puspa.

Sementara itu, sejak awal terjadinya kebakaran, pemerintah kota juga telah menyediakan tenda sebanyak dua buah untuk tempat pengungsian para korban kebakaran. Tetapi hingga tenda tersebut dibongkar tidakm ada masyarakat yang menempati tempat penampungan tersebut.

Hal ini menurut Asisten III H.M Yunus Abbas pada kesempatan berbeda menandakan tingginya tingkat kepedulian dan solidaritas masyarakat Tarakan.

“Saat api masih belum padam, pemerintah sudah menyiapkan tenda penampungan, tapi tidak ada yang menempati hingga batas akhir tenda itu disediakan,” kata Yunus Abbas.

BANTUAN TERUS MENGALIR

Bantuan untuk korban kebakaran terus mengalir. Tercatat hingga Senin (3/10), bantuan berupa uang tunai dari masyarakat maupun instansi yang masuk melalui Kelurahan Selumit Pantai sebesar Rp 88.205.800.

“Hingga saat ini masih terus masuk dan diperkirakan akan terus bertambah nanti,” kata Lurah Selumit Pantai Eddy.

Bantuan uang tersebut kini masih dikelola pihak kelurahan. Ada juga yang telah dikonversi menjadi barang kebutuhan rumah tangga yang sifatnya mendesak untuk segera disalurkan seperti alat-alat dapur, kompor, panci, piring, gelas dan kebutuhan rumah tangga lain. “Barang-barang tersebut sifatnya mendesak untuk segera digunakan oleh masyarakat, sehingga kita langsung belikan untuk dibagi kepada para korban,” jelas Eddy. (jnu)

Sumber : radartarakan (5 Oktober 2011)

Entri Populer

Label

 

Link Banner

Total Tayangan Laman

Sahabat Tarakan

Tarakan Borneo Lovers is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com